Meski Kelebihan Bayar Rp 3.1 Miliar di DisKominfo Riau Dikembalikan, Proses Hukum Jalan Terus

Diskominfotik Provinsi Riau mengembalikan Rp 3,1 miliar yang merupakan kelebihan pembayaran, namun proses hukum jalan terus

Tribun Pekanbaru/KOLASE
Kolase Korupsi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau diketahui mengembalikan uang kelebihan bayar atas Kegiatan pengadaan komputer dan alat elektronik lainnya di Dinas Kominfo Riau disebut dengan kegiatan pengadaan komputer/server, alat-alat studio, komunikasi dan Implementation IOC Provinsi Riau.

Baca: KITA Rohul Kibarkan Bendera di Puncak Merah Putih

Total anggaran kegiatan ini sebesar Rp 8,8 miliar yang bersumber dari APBD Riau tahun 2016. Dalam kegiatan ini ditemukan kelebihan bayar senilai Rp 3,1 Miliar.

Temuan ini dirilis oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Riau dalam Laporan Hasil Pemeriksaannya (LHP) atas APBD 2016.

Baca: Alasan Efisiensi, 10 Kecamatan di Pekanbaru Pengangkutan Sampahnya Diserahkan ke Pihak Swasta

"Jadi mereka mengembalikan ke kas negara melalui kas daerah Provinsi Riau. Sudah dikembalikan Rp 3, 1 Miliar," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan, Minggu (19/8/2018).

Pengembalian total sesuai LHP BPK tersebut dilakukan oleh Kominfo Riau secara bertahap. Sebelumnya dinas ini juga telah mengembalikan uang senilai Rp 500 Juta ke kas daerah.

Pengembalian uang ini dijelaskan oleh pihak kejaksaan sebagai bentuk penyelamatan keuangan negara melalui kas daerah. Dinas yang terdapat temuan kelebihan bayar melunasi kewajiban tersebut, kendati pelunasan dilakukan saat proses penyidikan dilakukan pejaksaan dalam dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Baca: Jadwal Timnas U-23 Indonesia vs Hongkong di Grup A Asian Games 2018

"Dengan adanya penyidikan, kita sudah menyelamatkan kerugian negara. Sebelumnya kan tidak dikembalikan ke kas negara. Setelah kita selidiki baru kembali ke kas negara," sebut Muspidauan.

Kendati Diskominfo Riau mengembalikan temuan ke kas daerah, penyidik Kejati menegaskan tetap melakukan proses penyidikan dugaan Tipikor dalam perkara ini.

"Tidak akan menghentikan proses penyidikannya. Kita akan terus melanjutkan penyidikan, ini (uang negara) dikembalikan saat penyidikan," urainya.

Baca: Gregoria Mariska Tunjung Tumbangkan Pebulutangkis Hongkong di Partai Perdana

Halaman
12
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved