Breaking News:

101 Posisi Bacaleg untuk DPRD Riau Tidak Terisi, Ini Penyebabnya

KPU Riau selanjutnya menggelar sosialisasi dan tanggapan masyarakat terhadap DCS anggota DPRD Riau Pemilu 2019.

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Alex Sander
Kegiatan sosialisasi dan tanggapan masyarakat terhadap DCS anggota DPRD Riau Pemilu 2018 oleh KPU Riau, Selasa (20/8). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM  - Setelah diumumkannya nama-nama bakal calon legislatif melalui Daftar Calon Sementara (DCS) sejak tanggal 12 Agustus 2018 lalu, KPU Riau selanjutnya menggelar sosialisasi dan tanggapan masyarakat terhadap DCS anggota DPRD Riau Pemilu 2019.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Premiere Park pada Senin (20/8) tersebut, diikuti juga oleh pihak Bawaslu Riau, tokoh akademisi, dan sejumlah tokoh-tokoh muda.

Dari penjabaran pihak KPU Riau, ternyata hanya 939 bakal calon legislatif yang ditetapkan menjadi DCS untuk total keseluruhan, dari jumlah yang seharusnya 1.040, karena 16 partai peserta Pemilu masing-masing mestinya mengirimkan 65 Bacaleg dari masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil). Artinya ada 101 yang tidak terisi.

Baca: VIDEO: Tiga Naga Tekuk PS Siak 2 - 0 di Lanjutan Liga 3 Zona Riau

"Selain karena kekurangan persyaratan, tidak semua partai yang memenuhi 65 kursi yang didaftarkan untuk DPRD Provinsi Riau," kata Ketua KPU Riau, Nurhamin dalam sambutannya.

Sedangkan untuk keterwakilan perempuan mencapai 37,27 persen. Artinya sudah melebihi dari kuota minimal, yakni 30 persen untuk keterwakilan perempuan.

Nurhamin juga menyampaikan, tanggapan masyarakat tersebut sesuai jadwal akan berakhir hingga tanggal 21 Agustus besok.

"Mash ada waktu sampai besok. Hari ini kami mengundang tokoh, kelas menengah, dan lainnya, untuk kami ajak memberikan masukan. Para undangan diharapkan juga memberikan masukan, atas DCS yang sudah diumumkan," kata Nurhamin dalam sambutannya.

Baca: Via Vallen dan Joni Bocah SMP yang Panjat Tiang Bendera Bertemu, Lihat Serunya Goyangan Mereka

Sementara itu, Komisioner KPU Riau bidang teknis, Abdul Hamid mengatakan, pihaknya sudah menyediakan kotak di depan kantor KPU Riau. Ia berharap, masyarakat yang ikut berpartisipasi dapat menyerahkan identitas secara langsung, dan nantinya akan dirahasikan pihaknya.

"Kita sudah siapkan kotak di depan kantor, nampaknya sudah ada yang memasukkan. Tapi kita harapkan disampaikan tertulis secara jelas, kita juga minta identitas, supaya laporannya tidak fiktif, dan akan kita rahasiakan identitas pelapor, nantinya akan kita tindaklanjuti," tuturnya.

Masukan kepada pihak KPU dari para undangan lebih banyak bersifat teknis dan menanyakan sejumlah prosedur pencalonan, hingga persoalan kampanye. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved