Pekanbaru

Antisipasi Aksi Kawanan Jambret, DPRD Pekanbaru Minta PLN Hidupkan PJU di Jalur Rawan

Terjadinya beberapa kasus jambret di Kota Pekanbaru, beberapa bulan terakhir, membuat warga jadi takut berpergian.

Antisipasi Aksi Kawanan Jambret, DPRD Pekanbaru Minta PLN Hidupkan PJU di Jalur Rawan
Tribun Pekanbaru/ Syafruddin Mirohi
ILUSTRASI - Lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Tuanku Tambusai tampak padam saat malam hari, Kamis malam (21/6/2018) tadi. Di sejumlah jalan lainnya juga PJU padam. 

Laporan Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terjadinya beberapa kasus jambret di Kota Pekanbaru, beberapa bulan terakhir, membuat warga jadi takut berpergian.

Bahkan pihak Kepolisian menyebutkan, satu faktor mudahnya beraksi kawanan jambret, karena minimnya penerangan jalan atau lampu jalan, di beberapa jalur di kota ini.

Baca: Beredar Video Bocoran Oppo R17 Pro, Bakal Punya 3 Kamera Belakang?

Kasus terakhir menimpa Evi Muliani (22) di Jalan Sudirman, Sabtu (18/8/2018) malam kemarin. Sebelumnya juga, aksi jambret terjadi di Jalan Arifin Ahmad. Kondisi ini mendapat perhatian dari kalangan dewan.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST meminta, agar semua pihak bisa mengantisipasi aksi yang meresahkan warga ini.

"Jika Kepolisian sudah maksimal bekerja, begitu juga pihak lainnya. Termasuk PLN mengenai menghidupkan lampu jalan atau PJU (penerangan jalan umum)," pinta Zulfan kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (20/8/2018).

Baca: Asian Games 2018: Kandaskan Korsel, Beregu Putri Badminton Indonesia Melaju ke Semifinal

Politisi NasDem ini mengaku sependapat dengan pihak keamanan. Bahwa di tempat atau jalur yang gelap, kawanan jambret sangat mudah melancarkan aksinya. Selain mudah mengintai korban, juga dipastikan tidak dikenali saat kabur.

Karena itu, dia meminta agar PLN menyikapi kondisi ini dengan bijak. Terutama di jalur yang rawan jambret belakangan ini. Seperti Jalan Arifin Ahmad, sebagian Jalan Soekarno Hatta, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Jalan SM Amin, Jalan Naga Sakti Main Stadion dan lainnya.

"Kita minta di jalur rawan ini lampu jalannya dihidupkan lagi. Mengenai masih belum selesainya masalah PJU ini, antara PLN dengan Pemko, bisa disikapi dengan arif. Sebab, kondisi sekarang ini berhubungan dengan keselamatan masyarakat banyak. Terutama kaum perempuan yang mengenderai motor," harap Zulfan lagi.

Baca: Tabligh Akbar UAS dan Ustadz Felix Siauw Kata Humas Masjid Agung Annur Tak Terkait Hal Ini

Namun dari kondisi ini, Zulfan mengharapkan agar warga tidak perlu panik dan terlalu khawatir. Sebab, pihak Kepolisian dipastikan tetap melakukan patroli, serta mengintai kawanan jambret ini, untuk dieksekusi.

Hanya saja yang perlu ditekankan di sini, DPRD meminta kepada masyarakat, agar berpergian ke luar rumah, terutama di malam hari, tidak sendirian.

Apalagi ibu-ibu atau cewek lainnya. Jika pun harus pulang kerja malam hari, maka dipastikan dijemput keluarga, atau teman pria, untuk keamanan selama di jalan.

"Yang penting, tingkatkan kesadaran akan keselamatan diri sendiri," katanya. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved