Pekanbaru

Dishub Sebut Kabel Bawah Tanah Lampu Jalan Banyak yang Dicuri Maling

Banyaknya lampu jalan yang mati ternyata bukan menjadi tanggungjawab Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Dishub Sebut Kabel Bawah Tanah Lampu Jalan Banyak yang Dicuri Maling
Wikiwand.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banyaknya lampu jalan yang mati ternyata bukan menjadi tanggungjawab Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pihak PLN mengaku tidak mengurusi perawatan dan perbaikan lampu jalan yang rusak.

Jika ada keluhan masyarakat terkait banyaknya lampu jalan yang mati, maka yang bertanggungjawab atas keluhan tersebut adalah Dinas Perhubungan (Dishub).

"Itu semua di Dinas Perhubungan, kami cuma mengalirkan arus listriknya saja. Selebihnya itu ada di Dinas Perhubungan," kata Humas PLN Kota Pekanbaru, Komang kepada Tribunpekanbaru.com pada Senin (20/8/2018).

Baca: Info Terkini Perolehan Medali Asian Games 2018, China 13 Medali Emas, Indonesia Posisi 3

Baca: Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, Disbunak Pelalawan Pasok Ternak dari Daerah Ini

Baca: Hasil Timnas U-23 Iran vs Myanmar dan Korea Utara vs Arab Saudi, Grup F Asian Game 2018 Poin Sama

Sementara Plt Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Kendi Harahap kepada Tribunpekanbaru.com mengungkapkan, matinya lampu penerangan jalan disejumlah titik disebabkan kerena hilangnya kabel bawah tanah yang mengalirkan arus ke titik lampu jalan.

"Kabel bawah tanahnya banyak hilang karena dicuri maling. Sampai sekarang belum bisa kami atasi," katanya.

Bahkan untuk ruas Jalan Naga Sakti, kabel bawah tanah yang hilang hingga mencapai ratusan meter.

Setidaknya ada 11 gawang yang dinyatakan hilang.

Baca: Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Hongkong di Grup A Asian Games 2018, Skor Sementara Masih 0-0

Baca: Enam Sales Honda Kerta Jaya Utama Raih Prestasi Best Sales Award 2018

Baca: Latihan Sore PSPS Dipimpin Pelatih Kiper

Satu gawang panjang kabelnya sekitar 50 meter.

Selain di Jalan Naga Sakti, kondisi serupa juga ditemukan di beberapa ruas jalan.

Seperti di Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Sultan Syarif Kasim.

Saat ditanya apa langkah pihaknya untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan memasang kabel sementara yang akan disangkutkan ditiang-tiang.

"Jangka pendeknya rencananya kami mau pasang diatas, karena kalau dipasang lagi dibawah tanah, nanti dicuri lagi," katanya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved