Pekan Life

Pemko Belum Bahas Usulan Perubahan Adendum Pembangunan Pasar Induk

Seperti diketahui, proyek pembangunan pasar induk yang berada di Jalan Soekarno Hattan Ujung dipastikan molor dari jadwal yang ditetapkan.

Pemko Belum Bahas Usulan Perubahan Adendum Pembangunan Pasar Induk
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgio
Pengendara melintas di depan lokasi pembangunan pasar induk, Jalan Soekarno Hatta Ujung, Tampan, Minggu (5/8/2018). 

Namun karena progres pembangunan berjalan lambat, pihak investor pun terpaksa harus merubah perjanjian kerjasama.

"Mereka meminta perubahan adendum PKS, karena dalam pengerjaannya mereka terkendala persoalan administrasi,” kata Ingot.

Persoalan administrasi yang dimaksud adalah, adanya perubahan stuktur organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemko Pekanbaru.

Sehingga proses penyelesaian administrasi seperti izin prinsip, izin pelaksana dan izin mendirikan bangunan (IMB) memakan waktu yang cukup lama.

Penandatangan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan pada medio Oktober 2016 lalu.

Sementara proses perizinan baru terlesaikan di Juli 2017 dan dilanjutkan dengan proses pembangunan. Sehingga proses administrasi memakan waktu sekitar 10 bulan.

"Kalau sesuai perjanjian mereka harus menyelesaikan pembanguan Oktober mendatang, karena waktunya mepet, maka dengan sisa waktu yang ada ini pasti tidak cukup, makanya mereka mengajukan perubahan adendum,” imbuhnya.

Meski pihak kontraktor sudah mengajukan permohonan perubahan adendum, namun Ingot belum bisa memastikan, apakah perubahan adendum tersebut disetujui atau di tolak.

Sebab untuk memutuskan persoalan ini pihaknya harus melakukan kajian dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan instasi terkait.

Baca: Pasar Induk Tak Bisa Diselesaikan Tahun Ini, DPRD: PT Rafa Bonai Wanprestasi

Baca: Pemko Pekanbaru Segera Bahas Nasib Pasar Induk, Salah Satu yang Jadi Perhatian Mengenai Ini

Baca: Pembangunan Pasar Induk Dipastikan Molor, Investor Ajukan Perubahan Kontrak Kerjasama

"Belum bisa kita jawab sekarang. Kita akan lakukan kajian bersama konsultan pengawas dalam menentukan keputusan. Kami tidak bisa menjawab iya atau tidak. Harus ada kajian dulu. Tapi kami akan upayakan dalam waktu dekat kita harapkan sudah ada keputusannya,” bebernya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved