Ulu Kasok

Pengelola Waduk PLTA Angkat Bicara Terkait Terbakarnya Ulu Kasok

Pengelola Waduk PLTA Koto Panjang angkat bicara terkait kebakaran puncak Ulu Kasok di Desa Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar

Pengelola Waduk PLTA Angkat Bicara Terkait Terbakarnya Ulu Kasok
Kawasan Objek Wisata Ulu Kasok di Kampar terbakar sebanyak dua kali dan terakhir Jumat
Kawasan Objek Wisata Ulu Kasok di Kampar terbakar sebanyak dua kali dan terakhir Jumat 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pengelola Waduk PLTA Koto Panjang angkat bicara terkait kebakaran puncak Ulu Kasok di Desa Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar pada Jumat (24/8/2018).

Manajer Pusat Listrik Unit Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, M Rusdi kepada Tribunpekanbaru.com mengaku, ia prihatin dengan kebakaran itu.

Apalagi kebakaran itu terjadi sampai dua kali.

Ia menilai, kebakaran tidak terlepas dari kelalaian pihak yang bertanggung jawab.

Baca: Ninik Mamak Pulau Godang ungkap Perpecahan Terkait Terbakarnya Ulu Kasok

Baca: VIDEO: Ulu Kasok Kampar Terbakar Lagi, Lokasinya Dekat dari yang Pertama

"Itu tidak terlepas dari kelalaian. Artinya, masyarakat bersama pihak pengelola," kata Rusdi pada Jumat siang.

Menurut dia, adanya pengelola Ulu Kasok diharapkan dapat mencegah kebakaran berulang-ulang.

Seperti diketahui, Ulu Kasok berada di kawasan Waduk PLTA Koto Panjang.

Ulu Kasok merupakan areal tangkapan air (catchman area) yang kemudian dikelola menjadi objek wisata berjuluk Raja Ampatnya Riau.

Puncak objek wisata Ulu Kasok si Raja Ampat Riau Terbakar Lagi
Puncak objek wisata Ulu Kasok si Raja Ampat Riau Terbakar Lagi (Facebook/Deki Putra)

Baca: Foto dan Video Upaya Pemadaman di Kawasan Puncak Ulu Kasok si Raja Ampat Riau yang Terbakar

Baca: Berhasil Dipadamkan Subuh Tadi Titik Api Muncul Lagi di Puncak Ulu Kasok Si Raja Ampat Riau

Rusdi mengatakan, pengamanan dan pemeliharaan Ulu Kasok tidak mungkin dilimpahkan kepada pihaknya.

Sebab, sudah ada pengelola yang berasal dari swadaya masyarakat untuk membuka objek wisata di daerah itu.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved