Berita Riau

VIDEO: Pengurangan Tenaga Honorer Pemprov Riau Dilakukan Tahun Anggaran Baru

jumlah pegawai honoryang dibiayai Pemerintah Provinsi, jika dihitung mencapai 10 ribu

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Selain Kabupaten/Kota yang akan mengurangi pegawai honor atau pegawai kontrak untuk upaya rasionalisasi anggaran.

Ternyata Pemprov Riau juga sudah berencana melakukan pengurangan pegawai honor atau kontrak tersebut. 

Sinyal pengurangan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi Kamis (23/8).

Menurutnya pengurangan atau merumahkan pegawai honor ini dilakukan pada awal tahun anggaran bukan pada pertengahan tahun seperti saat ini. 

Baca: Viral Video Oknum TNI Tendang Karyawan SPBU, Begini Klarifikasi Kapendam I/BB

Baca: Indahnya Pantai Rupat Utara Pasir Putih Sepanjang 17 Kilometer

"Di tengah jalan anggaran itu sulit mengurangi karena pertimbangan kondisi mereka juga, mungkin tahun anggaran baru akan dilakukan pengurangan,"ujar Ahmad Hijazi kepada Tribun Kamis. 

Maka untuk itu, lanjut Sekda pada tahun 2019 Kepala OPD dipersilahkan untuk membuat formulasi di masing-masing Dinas dan Badannya untuk pengurangan pegawai kontrak tersebut sebagai upaya rasionalisasi. 

"Khusus operator perlu dipersiapkan dan dicari kerja baru karena kondisinya memungkinkan, pada gilirannya akan berdampak kesitu (dirumahkan), "ujar Ahmad Hijazi.

Memang meskipun Sekda belum bisa memutuskan langsung pengurangan tersebut akan dilakukan, namun ada kemungkinan dilakukan awal tahun melihat kondisi keuangan yang semakin hari semakin kecil tersebut. 

"Lebih bersiap dari awal lebih bagus, memang ini kebijakan dan bukan levelnya pada Sekda saja, namun ada pada pimpinan juga, bagusnya dipersiapkan saja, "jelas Ahmad Hijazi. 

Sebagaimana diketahui untuk jumlah pegawai honor sendiri baik itu pegawai kontrak yang dibiayai Pemerintah Provinsi, dan pegawai honor yang diangkat di OPD jika dihitung mencapai 10 ribu orang. 

" Pengurangan ini khusus di OPD, kalau guru perlu pertimbangan untuk mengajar, apalagi masih butuh tenaga pengajar di Riau, "ujar Sekda.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved