Pekanbaru

Walau Defisit, Komisi V Komitmen akan Anggarkan Penambahan Kelas di APBD 2019

Komisi V DPRD Riau yang membidangi pendidikan akan tetap menganggarkan penambahan kelas dalam anggaran tahun 2019

Walau Defisit, Komisi V Komitmen akan Anggarkan Penambahan Kelas di APBD 2019
Istimewa
Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Komisi V DPRD Riau yang membidangi pendidikan akan tetap menganggarkan penambahan kelas dalam anggaran tahun 2019.

Komisi V juga akan mengupayakan penganggarannya dalam pembahasan APBD 2019, walau saat ini kondisi dalam defisit anggaran, yang tentunya akan berdampak kepada penganggaran tahun selanjutnya.

Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati kepada Tribunpekanbaru.com mengatakan, masalah pendidikan merupakan hal yang prioritas dalam program dan perencanaan.

Baca: Al Azhar Sebut Penghadang Neno Warisman Patut Introspeksi

Baca: Pemuda dari Negara Ini Mendukung Aksi Muhammad Zohri di Asian Games 2018

Bahkan dalam undang-undang pendidikan, anggaran pendidikan mendapatkan porsi terbesar di dalam ABPD minimal 20 persen dari jumlah APBD.

“Bagaimana pun kondisinya, pendidikan harus utama. Saat ini persoalan dalam pendidikan Riau adalah kekurangan kelas untuk tingkat SMA, sehingga muncul masalah siswa tidak diterima di sekolah negeri walaupun berada di zonasinya sendiri beberapa waktu lalu, saat penerimaan siswa baru,” kata Ade Hartati kepada Tribunpekanbaru.com pada Minggu (26/8/2018).

Dikatakan Ade, dari pengalaman tahun 2017 lalu, pihaknya sudah menganggarkan untuk penambahan kelas tersebut dalam APBD, namun di tengah perjalanan tidak bisa dilaksanakan karena alasan rasionalisasi.

“Rasionalisasi oke, tapi untuk hal pendidikan dan krusial seperti ini harusnya tidak ikut dirasionalisasi. Masih banyak celah di nomenklatur yang lain, jangan sampai mengabaikan kebutuhan pendidikan generasi. Kami tidak mau kejadian tahun 2017 terulang lagi. Sudah dianggarkan tapi terpaksa dicoret lagi karena rasionalisasi,” tuturnya.

Baca: Lalu Muhammad Zohri Gagal Raih Medali, Final Atletik 100 Meter Putra Asian Games 2018

Baca: Ahmad Markos: Pesenam Artistik Putra Raih Medali Perunggu

Saat ini dikatakan Ade, pihaknya belum melihat nomenklatur RAPBD yang disusun oleh pihak Pemprov, karena sampai saat ini pihak Pemprov belum menyerahkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ke DPRD Riau.

“Saat ini akan ada pergantian kepemimpinan, kami ingin gubernur yang sekarang dan gubernur terpilih bisa bersinergi dana samakan persepsi, terutama dalam penganggaran untuk pendidikan ini. Jangan sampai tahun ini banyak siswa yang tak bisa masuk ke sekolah negeri di tempatnya sendiri, kemudian di tahun selanjutnya terulang lagi,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved