Padang Pariaman

Kedapatan Main Judi Togel, Pensiunan PT KAI Diringkus Polisi di Padang Pariaman

Saat ini, peria berusia 62 tahun yang ditangkap pada Sabtu (25/8/2018) malam sekitar pukul 21.45 WIB itu sudah ditahan di Mapolsek 2×11 Enam Lingkung

Kedapatan Main Judi Togel, Pensiunan PT KAI Diringkus Polisi di Padang Pariaman
Istimewa
Polisi mengintrerogasi Suardi Abas yang kedapatan memasang nomor togel di sebuah warung. 

Laporan kontributor tribunpadang.com, Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM - Sorang pensiunan PT KAI diringkus aparat kepolisian Polsek 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, karena pensiunan bernama Suardi Abas itu kedapatan oleh polisi membeli nomor togel.

Saat ini, peria berusia 62 tahun yang ditangkap pada Sabtu (25/8/2018) malam sekitar pukul 21.45 WIB itu sudah ditahan di Mapolsek 2×11 Enam Lingkung, dan telah ditetapkan oleh penyidik sebagai tersangka.

"Selain menangkap Suardi Abas, juga diamankan barang bukti berupa handphone android dan uang tunai sebesar Rp175 ribu," kata Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho kepada tribunpadang.com, Minggu (26/8/2018) malam.

Baca: Ruhut Sitompul: Neno Warisman Jangan Main Api Nanti Terbakar

Dijelaskannya, warga yang tinggal di Korong Padang Tangah, Nagari Kayutanam itu ditangkap di sebuah kedai setelah adanya informasi dari warga bahwa di Korong Padang Tangah ada beberapa warga yang suka main judi togel.

"Kemudian petugasa menindaklanjuti informasi tersebut, hingga akhirnya petugas menangkap Suardi Abas yang saat itu, baru saja menerima pesanan nomor togel melalui via SMS dadi bandar Togel," ujarnya.

Saat ini, kasua tersebut masih dikembangkan karena petugas masih mencari keberadaan pelaku yang mw jadi bandar Togel di kawasan Kayutanam.

"Kasus judi Togel ini masih kami dalami," ujarnya.

Selain menangkap seorang pemain judi Togel, Rizki pun juga menuturkan bahwa Jumat (24/8/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, Sat Reskrim Polres Padang Pariaman juga menangkap lima orang warga yang tengah main judi kartu remi di sebuah kedai di Korong Sei Karuah, Kecamatan VII Koto, Padang Pariaman.

Baca: Bupati Harris Geram Banyak Barang Hilang di Perkantoran, Perintahkan Satpol PP Cari Pelaku

Kelima warga itu merupakan warga Nagari Balah Aia bernama Baiktul Makdis, Yusrizal, Syahrial, Nurdamsyah, dan Fitriedi. Dari tangan kelimanaya, diamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp153 ribu sebagai taruhan dan sejumlah kartu remi.

"Penangkapan kelim warga itu dilakukan saat petugas Rekrim bersama jajaran Polsek Sei Sarik sedang melaksanakan patroli. Kemudian petugas melihat ada warga yang main judi di warung. Kemudian petugas langsung menangkapnya," ujar Rizki.

Saat penangkapan, tambahnya, juga ad satu orang warga yang berhasil kabur dan saat ini, warga bernama Raan itu sudah ditetapkan sebagai DPO. "Saat ini petugas masih mencRi keberadaan Raan," katanya.

Baca: Semifinal Bulutangkis Asian Games 2018 Hari Ini: Berikut Jadwal & Link Streamingnya

Kasus judi ini, tambah Rizki, merupakan atensi bagi Polres Padang Pariaman, karena kasus judi itu meresahkan masyarakat. Bahkan dampak dari judi itu bisa membuat kegaduahan dan pertengkaran hingga ke kasus kekerasan dalam rumah tangga.

"Oleh sebab itu, saya mengimbau agar warga tidak main judi. Karena saya bersama jajaran tak akan mentolerir jika ada warga yang main judi. Pokoknya, jika ditemukan langsung kami tangkap," pungkas Rizki.(*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved