Pekan Life

MAN 1 Pekanbaru Raih Juara 3 Lomba LKTI Tingkat Nasional

Adapun siswa MAN 1 Pekanbaru yang ikut pada ajang tersebut yakni Ravido Anggara Jufri dan Tsania Yughsyi.

MAN 1 Pekanbaru Raih Juara 3 Lomba LKTI Tingkat Nasional
istimewa
Ravido Anggara Jufri dan Tsania Yughsyi (kiri dan kanan). Dua orang siswa MAN 1 Pekanbaru ini berhasil menjadi juara tiga pada ajang LKTI Tingkat Nasional di UII Jogjakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil menjadi juara ketiga pada ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh Univeristas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta.

Lomba ini diselenggarakan secara nasional, dan diumumkan pemenangnya pada Sabtu 25 Agustus 2018 di UII Jogjakarta.

Menjadi hari yang membahagiakan bagi MAN 1 Pekanbaru karena selain keluar sebagai juara 3, mereka juga menjadi satu-satu madrasah di Indonesia yang mememangkan LKTI itu.

Adapun siswa MAN 1 Pekanbaru yang ikut pada ajang tersebut yakni Ravido Anggara Jufri dan Tsania Yughsyi.

"Alhamdulillah, kita berhasil menjadi pemenang peringkat ke 3 lomba LKTI Tingkat Nasional yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia di Jogjakarta," jelas Guru Pembimbing KIR MAN 1 Pekanbaru, Ade Irma Suryani SSi, Senin (27/8/2018) sore.

Baca: Klasemen Sementara dan Perolehan Total Medali Asian Games 2018, Indonesia Posisi 4 dengan 22 Emas  

Ia sangat bangga karena dari puluhan karya tulis yang masuk pada lomba itu, MAN 1 Pekanbaru adalah satu-satunya madrasah yang berhasil menjadi pemenang mengalahkan Karya Tulis Ilmiah siswa lain se Indonesia.

Kata Dia, ini pun di luar dugaan, karena seleksi awal Lomba LKTI ini sangat ketat dengan dua gelombang melalui melalui internet.

"Ada 8 finalis yang dinyatakan lolos dan diundang ke UII pada tanggal 25 Agustus 2018 termasuk Ravido dan Tsania," ujarnya

Adapun judul karya ilmiah yang diangkat dua siswanya kata Ade Irma, yakni Pemanfaatan Daun Bintaro (cerbera manghas) sebagai Baterai Ramah Lingkungan.

"Untuk menentukan bisa menjadi juara, seluruh finalis pada babak final diharuskan memaparkan makalah dan power point serta video pelaksanaan penelitian. Dan siswa kita melakukannya sebaik mungkin hingga bisa menang pada ajang itu," terangnya. (*)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved