Breaking News:

Pekanbaru

Seluruh Event Balap Motor Harus Dapat Rekomendasi dari IMI

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau imbau seluruh pihak yang akan menggelar even agar memiliki Rekomendasi dari IMI.

Penulis: Rino Syahril | Editor: Ariestia
tribunpekanbaru/rinosyahril
Ketua Umum IMI Riau H Agung Nugroho SE 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM - Untuk menertibkan event balap motor/mobil dan menghindari terjadinya event balap ilegal di Riau, Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau imbau seluruh pihak yang akan menggelar even agar memiliki Rekomendasi dari IMI.

Rekomendasi itu kata Ketua IMI Riau H Agung Nugroho melalui Kabid Organisasi Torang Rinaldi kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (29/8) bisa diurus langsung ke sekretariat IMI Riau Jalan Ikhlas, Pekanbaru.

"Kemudian kita juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan hal itu ke seluruh Polresta/Polres dan Koordinator Wilayah (Korwil) IMI 5Kabupaten/Kota se Riau," ujar Torang.

Baca: Proses Pemulihan Gempa Lombok Masih Panjang, DD Riau Masih Buka Donasi

Surat pemberitahuan itu  sudah dikirimkan sejak, Selasa (27/8) lalu.

"Isinya adalah pertama sesuai dengan  UU. No. 3 tahun 2005 tentang Sistim Keolahragaan Nasional Bab IX Pasal 51 ayat (2) yang bunyinya 'Penyelenggaraan kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton wajib mendapatkan Rekomendasi dari Induk Organisasi Cabang Olahraga yang bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan,'" ucap Torang.

Kemudian kedua bagi yang melaksanakan even balap tidak mengantongi Rekomendasi dari IMI Riau maka kena sangsi pidana Bab XXII Pasal 89 yakni Setiap orang yang menyelenggarakan kejuaraan olahraga tidak memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000.-(satu miliar rupiah);

Selanjutnya ketiga IMI merupakan Induk Organisasi Cabang Olahraga anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), menjadi satu-satunya lembaga yang mempunyai kewenangan dibidang olahraga kendaraan bermotor yang dilindingi oleh UU.

Lalu keempat, sesuai dengan Salinan Surat Telegram KAPOLRI, no. STR/462/VI/2013, tanggal 24 Juni 2013  dan Salinan Surat Telegram KAPOLRI, no. ST/1447/VII/2013, tanggal 16 Juli 2013, tentang seluruh Kepolisian di wilayah harus bekerjasama dengan IMI setempat baik itu dalam melaksanakan even maupun sebagai pelopor keselamatan berlalulintas.

Baca: VIDEO: Blak-blakan, Nikita Mirzani Ungkap Belanjai Hidup Dipo Latief Hingga Rp 3 Miliar

Oleh karena itulah jelas Torang, IMI senantiasa membutuhkan dukungan dari institusi POLRI, guna meningkatkan pengembangan olahraga prestasi bermotor dan siap melakukan koordinasi dan mensinergikan setiap program IMI.

Lebih jauh Torang juga menegaskan, setiap penyelenggara even saat mengajukan izin keramain kepihak keamanan, wajib melampirkan izin/rekomendasi dari IMI yang harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis dari IMI.

"Kalau tidak melampirkan rekomendasi dari IMI maka pihak keamanan berhak menolak izin keramaian itu," papar Torang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved