Aliran Sesat

MUI Riau segera Fatwakan Ajaran Sesat yang Menyobek dan Mengencingi Alquran di Inhil

MUI Riau segera mengeluarkan fatwa tentang ajaran sesat yang menyobek dan mengencingi Alquran yang ada di Indragiri Hilir (Inhil)

Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
Proses evakuasi pria yang diduga mengajarkan aliaran sesat dari Polsek Kateman, Inhil 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau segera mengeluarkan fatwa tentang ajaran sesat yang menyobek dan mengencingi Alquran yang ada di Indragiri Hilir (Inhil).

Hal ini terkait dengan adanya laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan aliran sesat di Inhil yang menyimpang bahkan bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Dalam laporan masyarakat tersebut, menurut Ketua MUI Riau, Prof Dr Nazir Karim kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (30/8/2018) menyebutkan, aliran tersebut diduga mengajarkan kepada pengikutnya untuk menyobek dan mengencingi Alquran yang merupakan kitab suci umat Islam.

Baca: Hari Ini Ustaz Abdul Somad Kunjungi Anak-anak di Desa Rantau Langsat, Ini Jadwal UAS di Inhu

Baca: Jadwal Pertandingan Atlet Indonesia di Asian Game 30 Agustus 2018, Peluang Tambah Emas!

Menurut Nazir, dalam hal ini ada dua sisi penindakan yang dilakukan yakni, pertama, masalah penistaan agama, yang ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Kedua, terkait aliran sesat yang ditindaklanjuti oleh pihaknya di MUI.

Adanya kabar sudah ditangkap guru pengajian aliran itu, menurut Nazir, itu merupakan langkah yang tepat untuk menelusuri kebenaran dari kabar tersebut.

"Di sini ada dua sisi penindakannya, penistaan agama oleh pihak kepolisian, dan kemudian soal ajaran yang menyimpang itu baru kami dari MUI yang menindaklanjutinya," kata Nazir.

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 30 Agustus 2018, Capricorn Jangan Bersedih ya, Aries Bakal Cerah

Dikatakan Nazir, sedangkan tindaklanjut dari pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan MUI Inhil untuk mempertanyakan hal tersebut.

"Sejauh ini kami baru menerima laporan dari masyarakat melalui telepon, dan juga mendapat kabar kalau oknum guru pengajian itu sudah ditangkap oleh Polres Inhil. Makanya kami akan tindaklanjuti dengan koordinasi dengan MUI Inhil, untuk menanyakan kepastian hal tersebut, dan akan meminta MUI Inhil melakukan penelusuran kasus tersebut," ulasnya.

Baca: Lalu Muhammad Zohri dan Tim Estafet Putra Indonesia ke Final Nomor Lari 4x100 Meter

Baca: Faldy Albar Putra Ketiga Ahmad Albar Meninggal Dunia, Akan Dimakamkan Hari Ini

Jika hal tersebut terbukti nantinya, maka menurut Nazir pihaknya segera mengeluarkan fatwa, bahwa apa yang dilaksanakan dan diajarkan di sebuah tempat di Inhil tersebut merupakan aliran sesat dan menyimpang dari agama Islam.

"Kami segera keluarkan fatwa bahwa itu menyimpang, jika memang terbukti nantinya," ujarnya.

MUI Riau juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing dan tidak mengikuti aliran yang berbeda ajarannya dengan ajaran Islam.

"Masyarakat jangan sampai terpancing, ketika ada suatu aliran yang berbeda dari yang dijalani selama ini. Kalau perlu, laporkan," tuturnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved