Penyidik Ajukan Perhitungan Kerugian Negara atas Dugaan Kredit Fiktif BRK Capem Dalu Dalu

Penyidik Pidsus Kejati Riau mengajukan permintaan PKN dalam proses penyidikan dugaan Tipikor kredit fiktif di BRK Capem Dalu-dalu

Tribun Pekanbaru/KOLASE
Kolase Korupsi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengajukan permintaan Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dalam proses penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pemberian kredit fiktif di Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Pembantu (Capem) Dalu-dalu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Dugaan kredit fiktif itu terjadi dalam rentang waktu 2010 hingga 2014.

Kredit yang dikucurkan merupakan kredit umum perorangan, nilainya mencapai Rp 43 miliar untuk 110 orang debitur.

Baca: Tyas Mirasih Tiba di Pasar Teluk Jering,Ajak Suami Berfoto di Taman Cinta. Warga Berebut Selfie

Baca: Warga Nantikan Kehadiran Tyas Mirasih di Teluk Jering dan Ingin Foto Bareng

Modusnya, para debitur hanya dimanfaatkan atau fiktif melalui KTP dan KK tanpa sepengetahuan mereka.

"Sudah kami ajukan permohonan untuk proses audit. Sekarang tinggal menunggu jawaban. Apa kata auditornya, nanti disampaikan," jelas Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada Tribunpekanbaru.com pada minggu (2/8/2018).

Dalam perjalanan penyidikannya, Kejati Riau juga telah meminta keterangan 80 orang debitur.

Sebagian besar mengaku tidak mengetahui digunakan data kependudukan mereka untuk proses pencairan kredit.

"Dari 110 debitur itu, sebanyak 80-an orang sudah kami periksa sebagai saksi," lanjut Muspidauan.

Selain modus menggunakan KTP dan KK, ada juga debitur yang dijanjikan plasma atau pola kerjasama dalam pembentukan kebun kelapa sawit.

Baca: Sekda Rohul Lantik 156 Pejabat Eselon III dan IV Sebelum Magrib

Baca: Tak Masuk dalam Usulan Pemko, DPRD Minta Revisi Perda Tempat Hiburan Umum Jadi Prioritas

Halaman
12
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved