Ini Penyebab Maraknya Bawang Impor Selundupan di Perairan Riau

Penyebab maraknya bawang impor selundupan di perairan Riau karena harga bawang impor jauh lebih tinggi dari harga bawang lokal

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino memperlihatkan bawang merah hasil sitaan akhir pekan kemarin. Ada ratusan kampit bawang mereka amankan karena masuk secara ilegal dari Perairan Bengkalis. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI - Penyebab maraknya bawang impor selundupan di perairan Riau karena harga bawang impor jauh lebih tinggi dari harga bawang lokal.

Kondisi ini mendorong maraknya penyelundupan bawang merah ilegal di Perairan Riau.

Tim Patroli Lanal Dumai gagalkan penyelundupan kapal pengangkut bawang impor tanpa dokumen karantina akhir pekan kemarin.

Baca: Ilmuwan Sebut di Planet Jupiter Kemungkinan Ada Kandungan Air, Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca: Bawaslu Inhu Jadwalkan Putusan Sidang Adjudikasi Sengketa antara PKPI Inhu dan KPU Inhu

Mereka menyita ratusan kampit bawang impor di Desa Api Api, Sepahat, Kabupaten Bengkalis.

Bawang impor tersebut asal Pakistan yang diimpor dari Malaysia.

"Perbedaan harga membuat ini masuknya bawang impor ilegal semakin marak. Jadi desakan ekonomi juga," papar Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino kepada Tribun, Senin (3/9/2018).

Tim Patroli Lanal Dumai menggagalkan upaya penyelundupan ratusan kampit bawang merah impor ilegal di Perairan Bengkalis akhir pekan kemarin.

Mereka sempat melihat langsung proses bongkar muat bawang impor itu. Kapal pengangkut bawang sedang sandar di Sungai Desa Api Api, Sepahat, Kabupaten Bengkalis.

Informasi Tribun, para pekerja dan awak kapal langsung berlarian di lokasi bongkar muat.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved