Sepak Takraw Diklaim Malaysia, Thailand dan Indonesia, Siapa Pemilik Aslinya?

Pasalnya olahraga pencak silat sempat diklaim oleh tiga negara sekaligus, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Sepak Takraw Diklaim Malaysia, Thailand dan Indonesia, Siapa Pemilik Aslinya?
ANTARA FOTO/INASGOC/Ferdy Siregar & Nova Wahyudi
Pemain sepak takraw Jepang mencoba menahan tendangan pemain sepak takraw Indonesia pada pertandingan final quadrant putra sepak takraw Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (1/9). Indonesia menang 2-1 atas Jepang dan berhak meraih medali emas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kontingen Indonesia berhasil menambah punci-punci medalinya melalui cabor sepak takraw.

Medali tersebut adalah emas ke-31 yang dipersembahkan oleh tim sepak takraw Indonesia yang berhasil memperolehnya di nomor quadrant.

Sebelumnya Indonesia berhasil menundukkan Jepang di partai puncak, Indonesia lebih dulu menaklukkan Singapura di laga semifinal dengan skor 2-0.

Keberhasilan imenjadi hal positif bagi Indonesia, terlebih olahraga sepak takraw ini adalah olahraga yang berasal dari tanah melayu.

Jika membicarakan soal olahraga satu ini tampaknya ada beberapa hal menarik yang perlu diketahui dari sepak takraw.

Pasalnya olahraga ini sempat diklaim oleh tiga negara sekaligus, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Namun, siapakah sebenarnya pemilik asli dari olehraga ini ? 

Baca: Update Klasemen Liga Inggris, Hanya Liverpool dan Chelsea yang Bisa Samai Poin Watford

Baca: Jadwal Lengkap Liga Champions 2018/2019, Live di RCTI, 2 Grup Ini Disebut Grup Neraka

Jika melihat dari banyak sumber, ada banyak versi dengan pemahaman berbeda-beda, misalnya di Thailand olahraga ini sudah ada pada masa Raja Naresuan dari Ayutthaya.

Permainana ini selanjutnya menjadi kebiasaan lokal yang dimainkan dan menjadi hiburan dari rakyat bisa tahun 1933.

Lain halnya di Malaysia, olahraga ini diklaim sudah ada sejak abad ke-15 pada saat itu dimainkan di Malaka kota paling bersejarah di Malaysia.

Halaman
123
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved