Berita Pekanbaru

Pria Bertato Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Jalan SM Amin

Seorang pria bernama Rio Mandari Hutabarat yang memiliki tato bertuliskan "Love Mom) ditemukan tewas bersimbah dara di Jalan SM Amin

Pria Bertato Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Jalan SM Amin
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Pria bertato ditemukan tewas bersimbah darah 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pria bernama Rio Mandari Hutabarat yang memiliki tato bertuliskan "Love Mom) ditemukan tewas bersimbah dara di Jalan SM Amin Pekanbaru pada Minggu (2/9/2018).

Rio tewas diduga akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, korban mengalami peristiwa lakalantas di persimpangan Jalan Dharmabakti - SM. Amin, Kecamatan Payung Sekaki pada Minggu (2/9/2018) lalu.

Baca: Istri Sunu Matta Tulis Soal Nikah Siri, ‘Tak Sanggup Kayuh 2 Sampan Kenapa Harus Memaksa Sembunyi’?

Baca: Usai Dilantik Presiden, Gubernur dan Wakil Gubernur Datangi Gedung KPK

Awalnya, jasad pria yang memiliki tatto bertuliskan 'Love Mom' di bagian dadanya ini, tak diketahui identitasnya, karena saat itu tak didapati identitas apa pun yang dibawa korban.

Identitas korban akhirnya baru diketahui setelah seseorang yang merupakan bos di tempat korban bekerja, memberitahu pihak kepolisian.

AKP David Richardo, Wakil Kepala (Waka) Satlantas Polresta Pekanbaru, Rabu (5/9/2018) menyampaikan, diduga Rio merupakan korban tabrak lari.

Dalam hal ini, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor.

Baca: Enam Orang Wafat di Tanah Suci, 2.381 Jamaah Haji Riau Masih di Arab Saudi

Baca: Lelaki Ini Menjalankan Misi ke Bulan, Tak Seperti Bayangannya, Inilah Fakta yang Ia Temukan

"Awalnya kita dapat laporan dari pihak rumah sakit. Ada yang meninggal dunia, informasinya korban kecelakaan. Kita baru cek CCTV di sekitar lokasi. Kita masih dalami saksi-saksi," ungkapnya.

Disebutkan David, terkait peristiwa ini, pihaknya pun mencoba untuk menelusuri pihak keluarga korban.

"Agak panjang juga prosesnya sampai ketemu keluarganya. Kita memang fokus mencari keluarganya dulu, karena ini sudah masuk 3 hari jasad korban di rumah sakit," papar Wakasat Lantas.

Ditambahkan David, pihak keluarga sendiri diketahui berada di Medan. Sedang dalam perjalanan ke Pekanbaru.

"Dia orang Aceh, tapi keluarga tinggal di Medan. Sehari-hari korban ini kerja di tempat pembuatan teralis besi," tandas David. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved