Terkuak Alasan Xiaomi Pakai Prosesor MediaTek pada Redmi 6 dan 6A

Redmi 6 dan Redmi 6A resmi diboyong ke Indonesia dan menggunakan prosesor besutan MediaTek.

KOMPAS.com/Gito Yudha Pratomo
Steven shi, Country Manager Xiaomi Indonesia menunjukkan duo ponsel Redmi 6 dan Redmi 6A di acara peluncuran di Jakarta, Selasa (4/8/2018). (KOMPAS.com/Gito Yudha Pratomo) 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Redmi 6 dan Redmi 6A  resmi diboyong ke Indonesia dan menggunakan prosesor besutan MediaTek. 

Hal ini menarik karena selama ini Xiaomi  lebih familiar dengan Snapdragon. 

Bisa dikatakan jajaran ponsel Xiaomi selalu diotaki oleh Snapdragon.

Pemilihan Mediatek ini patut dipertanyakan karena Xiaomi sebelumnya selalu membanggakan produknya yang menggunakan Snapdragon dan membandingkannya dengan ponsel kompetitor yang "hanya" menggunakan Mediatek.

Lantas mengapa Xiaomi berpaling dari Snapdragon dan malah menggunakan MediaTek pada seri teranyar ini?

Menurut Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi, MediaTek masih dianggap pemain besar di industri chipset mobile dan sudah memiliki rekam jejak yang panjang dalam memproduksi prosesor berkualitas tinggi.

"Selain itu, platform ini menawarkan performa dan baterai yang seimbang dan menjadi sangat ideal untuk target konsumen kami. Tentunya, kami akan selalu memilih chipset yang paling sesuai dengan perangkat yang kami produksi," ungkap Steven Shi lewat keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (5/9/2018).

Baca: Anda Mencari Hp Harga 1 Jutaan? Xiaomi Redmi 6A Bisa Jadi Pilihan, Ini Keunggulannya

Baca: Ponsel  Xiaomi Redmi 6 dan 6A Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan 

Ia kemudian mengatakan bahwa chipset MediaTek yang digunakan pada Redmi 6 dan Redmi 6A juga menghasilkan performa yang lebih baik dibandingkan chipset lain dalam kategori dan rentang harga yang sama.

Saat berada di atas panggung peluncuran, Senior Director of Product Marketing MediaTek, Yenchi Lee mengatkaan bahwa prosesor Helio P22 dan A22 memang cocok untuk kosumen yang menginginkan ponsel dengan harga terjangkau.

Apalagi menurutnya kedua prosesor ini dibangun dengan arsitektur 12nm yang lebih efisien dibandingkan prosesor lain pada ponsel dengan harga sekelas.

Halaman
12
Editor: Afrizal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved