Rupiah Hari Ini

Dolar Menguat Subsidi BBM dan Listrik Dituding Bebani APBN. Bagaimana Sikap Pertamina dan PLN?

Banyak pihak yang menyarankan agar pemerintah mencabut subsisi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik. Bagaimana sikap Pertamina dan PLN?

Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Kilang Minyak Putri Tujuh, milik PT Pertamina RU II Dumai tampak bersih, Sabtu (6/12/2014) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat banyak pihak yang menyarankan agar pemerintah mencabut subsisi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.

Apalagi, minyak yang dijual di dalam negeri, kebanyakan hasil impor.

Lantas, bagaimanakah sikap pertamina dan PLN?

Baca: BREAKING NEWS : Gempa Bumi 5,3 SR Guncang Kabupaten Nias Barat Kamis Pagi

Baca: Ustaz Abdul Somad Buka Suara Soal Intimidasi yang Dialaminya,Awak Baik-baik Dipersekusi Juga

Baca: Nilai Tukar Rupiah Per Dolar Pagi Ini Rp 14.875. Ini Syaratnya agar Rupiah dan IHSG Kembali Menguat

Penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) berplat merah, PT Pertamina (Persero) memastikan tidak akan menaikkan harga BBM meskipun ada pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan pembatasan impor.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan Pertamina akan memastikan penyediaan BBM untuk masyarakat ditengah pergolakan ekonomi.

"Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM, Pertamina akan melaporkan kepada pemerintah terlebih dulu apabila akan dilakukan penyesuaian harga.

"Pertamina patuh pada aturan Pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu," jelas Adiatma.

Adapun per 1 juli 2018 lalu, harga jual di SPBU Pertamina di kawasan DKI Jakarta Rp 7.800 per liter untuk pertalite, pertamax Rp 9.500 per liter,lalu pertamax turbo Rp 10.700 per liter, pertamina dex Rp10.500 liter dan Dexlite Rp 9.000 per liter.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan juga menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yakni minyak tanah, minyak solar dan premium.

Halaman
123
Editor: harismanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved