Pelalawan

Kejari Pelalawan Terima Pelunasan UP Rp 3,7 Miliar dari Terpidana Kasus Tipikor Islamic Centre

Kejari Pelalawan menerima pelunasan UP sebesar Rp 3,7 miliar lebih dari H Zakri, terpidana kasus Tipikor pembangunan Islamic Centre Pelalawan

Kejari Pelalawan Terima Pelunasan UP Rp 3,7 Miliar dari Terpidana Kasus Tipikor Islamic Centre
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Kepala Seksi Pidsus Kejari Pelalawan, Efendi Zarkasy 

Laporam Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menerima pelunasan Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 3,7 miliar lebih dari H Zakri, terpidana kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan Islamic Centre Pelalawan tahun 2009.

Pelunasan UP dilakukan langsung oleh pihak keluarga H Zakri didampingi penasehat hukum, Asep Ruhiyat SH MH ke kantor Kejari Pelalawan di SP 6 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci pada Jumat (7/9/2018).

Kemudian, mereka ke Bank Mandiri KCP Pangkalan Kerinci bersama jaksa untuk melakukan transaksi UP sesuai dengan sisa pembayaran.

Baca: Pembahasan APBD Riau 2019 Tak Kunjung Dimulai di Dewan, Sekda: 3 Kali Kami Datang Selalu Ditunda

Baca: Bawaslu Kampar Belum Temukan Indikasi Kampanye Hitam di Medsos Terkait Pilpres 2019

"Transaksinya di Bank Mandiri dengan cara pindah buku saja. Tidak transaksi tunai ke kantor," tutur Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan, Efendi Zarkasy kepada Tribunpelalawan.com pada Jumat (7/9/2018).

Efendi Zarkasy mengungkapkan, transaksi bisa saja dengan uang tunai dibawa ke kantor kejaksaan.

Namun resikonya cukup tinggi dan harus menggunakan prosedur pengamanan yang ketat.

Mengingat uang yang dibawa cukup banyak, sehingga untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, disepakati transaksi dilaksanakan di bank.

Baca: CPNS 2018, Sekda Inhu Belum Terima Laporan Hasil Rapat Bersama Menpan RB

Baca: Menpan-RB Ingatkan Masyarakat agar Mewaspadai Penipuan Seleksi CPNS

Pihak keluarga H Zakri menyetor pelunasan UP sebesar Rp 3.703.320.181,71 ke rekening kas negara yang diberikan kejaksaan.

Usai pembayaran dilakukan, mereka kembali ke kantor Kejari untuk menyelesaikan proses administrasinya.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved