Pelalawan

Perangkat Perekam Data e-KTP di Kabupaten Pelalawan Banyak Rusak

Perangkat perekam data untuk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Pelalawan banyak yang rusak

Perangkat Perekam Data e-KTP di Kabupaten Pelalawan Banyak Rusak
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Pegawai di Disdukcapil menunjukkan e-KTP yang sudah selesai dicetak. Perangkat perekam data e-KTP di Pelalawan banyak yang rusak 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Perangkat perekam data untuk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Pelalawan banyak yang rusak.

Perangkat perekam data e-KTP yang rusak itu berada di beberapa kecamatan, sedangkan di sebagian kecamatan lainnya masih bagus.

Hal ini membuat pelayanan perekaman data e-KTP di Kabupaten Pelalawan terkendala dalam satu bulan terakhir.

Baca: GMPLH Riau Desak Diskop UKM Rohul Bekukan Dua Koperasi di Tambusai Utara, Ini Sebabnya

Baca: Dokter Dipeluk dan Dibakar OTK, Pelaku Tampak Membawa Sebotol Cairan

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan, Nipto Anin kepada Tribunpelalawan.com pada Jumat (7/9/2018) menyebutkan, aktivitas perekaman yang dipusatkan di masing-masing kantor camat terhenti diakibatkan perangkat mengalami gangguan.

"Warga jadi kesulitan ingin merekam data diri sebelum mencetak e-KTP. Ada sembilan kecamatan yang perangkat perekam data e-KTP-nya mengalami kerusakan. Tinggal tiga kecamatan yang masih bagus," ungkap Nipto.

Ketiga kecamatan yang perangkatnya masih bisa beroperasi yakni, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kerumutan, dan Bandar Seikijang. Sedang selebihnya masih menunggu perbaikan perangkat.

Baca: Calonkan Diri untuk Legislatif DPR RI, Adik Bupati Yopi Maju dari Partai Nasdem

Baca: Jadwal Lengkap MotoGP San Marino: Sirkuit Ganas yang Sebabkan 141 Pebalap Terjatuh pada 2017

Disdukcapil, kata Nipto Anin, telah mencarikan solusi terkait persoalan kerusakan perangkat perekam ini.

Pihaknya bersama Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan telah sepakat menganggarkan dana pembelian perangkat perekam data e-KTP yang baru.

Anggaranya telah dialokasikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2018 sebesar Rp 1,2 Miliar, untuk pembelian 12 unit perangkat perekam data e-KTP secara lengkap.

"Solusinya tinggal itu. Setelah APBD-P disahkan, langsung kita laksanakan pengadaannya," tandas mantan Kepala Satpol PP ini. (*)

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved