Bengkalis

Video : Anak Asal Bantan Timur Mengalami Kelainan Jantung, Begini Kondisinya

Anak Asal Bantan Timur Mengalami Kelainan Jantung, Begini Kondisinya di ruangan 307 lantai 3 RSUD Bengkalis

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Raut sedih sangat terlihat di wajah orang tua Irwan (10) yang sedang terbaring lemah di ruangan 307 lantai 3 RSUD Bengkalis. Dua orangtua ini  Miskam (50) ayah dan Sumiah (43) Ibu Irwan terlihat tidak bisa berbuat apa selain menatap anaknya yang terbaring lemah di rajang kamar. 

Irwan mendapatkan perawatan itensif dari pihak RSUD Bengkalis sejak sembilan hari lalu.  Dia menderita penyakit kelainan jantung sejak kecil namun tidak pernah dilakukan pengobatan secara serius dari orangtuanya. 

Bukan tanpa alasan, ibu dan ayahnya termasuk warga yang tidak mampu,  jangankan untuk berobat anaknya,  untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja terasa sulit bagi mereka. 

Miskam selama di Bengkalis kerja sebagai buruh di bedeng arang tempurung di desa tempat mereka tinggal.  Sementara Sumiah ibunya juga bekerja sebagai pembantu rumah warga di desa Bantan Timur kecamatan Bantan Tempat mereka tinggal.

Baca: 5 Fakta Penemuan Bangkai Dugong Ikan Duyung di Rupat Utara Bengkalis, Dagingnya Pernah Dimakan

Sumiah awalnya agak ragu untuk bercerita kondisi anaknya. Namun pelan pelan mulutnya mulai menceritakan apa yang dialami anak ke tiganya dari empat bersaudara sejak kecil hingga saat ini terbaring di rumah sakit. 

Menurut pengakuan Sumiah, anaknya Irwan memang sejak lahir mengalami kelainan jantung. Dirinya mengetahui kondisi sakitnya Irwan dari dokter di Puskesmas Selat Panjang tempat tingganya dulu. 

"Bahkan pada usia tiga bulan Irwan mengalami penurunan berat badan secaara drastis.  Kondisi badan panas dan rambutnya rontok semua," terangnya.

Sempat setiap hari Sumiah membawa anaknya ke Puskesmas Selat Panjang. Bahkan sempat Irwan mengalami muntah darah. 

Baca: Ini Kronologi Penemuan Bangkai Dugong Ikan Duyung di Pulau Rupat Bengkalis

"Irwan sempat di bawa ke rumah sakit Selat Panjang.  Namun karena keterbatasan peralatan saat itu pihak rumah sakit merujuk Irwan untuk di bawa ke RSUD Bengkalis, " ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut Irwan di rawat di rumah oleh keluarganya. Setelah berusia tiga tahun Sumiah dan keluarga pindah ke Bengkalis tepatnya di desa Bantan Timur kecamatan Bantan. 

Sembilan hari lalu Irwan kembali dibawa ke rumah sakit oleh tetangga bersama orangtuanya karena warga mengetahui kondisi Irwan sudah sangat menyedihkan. Badannya menyusut kecil tidak sesuai dengan usiannya yang saat ini sudah memasuki usia sepuluh tahun.

Sumiah mengatakan, dari keterangan dokter anaknya mengalami kelainan jantung dan beberapa penyakit lainnya. Bahkan anaknya sekarang sulit untuk makan dengan keadaannya yang sekarang. 

Baca: Video : Seekor Ikan Duyung Ditemukan Mati di Perairan Rupat Utara

Dengan kondisi Irwan sakit Sumiah dan suaminya fokus menjaga anaknya di RSUD Bengkalis. "Kita jaga di sini bapak tidak kerja lagi,  kalau makan kita diantar tetangga dan saudara dari kampung, "kata dia

Samiah terbantu untuk biaya pengobatan yang ditangung oleh BPJS Kesehatan.  Sehingga dirinya dan suami tidak terlalu terbenani. (*)

Baca: Jumat Sore Ini, Ketua Umum Parpol Koalisi Bertemu di Rumah Prabowo

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Aan Ramdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved