Pekanbaru

Dua Orang Mahasiswa PCR Ciptakan Sistem Automasi pada Mesin Pengupas Pinang

Dua orang mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) berhasil menciptakan outomasi pada mesin pengupas buah pinang

Dua Orang Mahasiswa PCR Ciptakan Sistem Automasi pada Mesin Pengupas Pinang
Tribun Pekanbaru/Dodi Vladimir
Dua Orang Mahasiswa PCR Ciptakan Sistem Automasi pada Mesin Pengupas Pinang 

Laporan Fotografer Tribun Pekanbaru, Doddy Vladimir

TRIBUN PEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua orang mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) berhasil menciptakan outomasi pada mesin pengupas buah pinang.

Berawal dari masalah yang disampaikan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui Dinas Perindustrian Provinsi Riau kepada Politeknik Caltex Riau (PCR) tentang pengupas buah pinang, mahasiswa PCR menciptakan alat yang dinamakan Sistem Automasi pada Mesin Pengupas Pinang.

Mesin ini dibuat oleh Yuda Pratama Ramadhan dan Ghozi Prasetio, mahasiswa Program Studi Teknik Elektronika sebagai Tugas Akhir perkuliahan.

Baca: Ini Rincian Waktu dan Tahapan Seleksi CPNS 2018, Ada Batas Minimal untuk Delapan Formasi

Baca: Belum Tahu Apa Saja Syarat untuk Mendaftar CPNS 2018, Ini Rinciannya dari Lulusan SMA Hingga S1

Setelah mesin ini rampung dikerjakan, Yuda dan Ghozi melakukan demo alat pada sidang Tugas Akhir yang dilaksanakan Selasa (4/9/2018) di kampus PCR dan dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian Provinsi Riau.  

Yuda menjelaskan ketertarikan mereka untuk mengangkat permasalahan UKM tersebut menjadi tugas akhir perkuliahan.

“Setelah cari – cari referensi, kami menemukan video dan alat seperti ini hanya ada di India, dan itupun kami melihat dalam bentuk video demo nya saja, untuk sistem kerjanya sendiri kami tidak memiliki referensi. Ini jadi tantangan untuk kami”, pungkasnya.

Mesin ini diprogram dengan menggunakan Microcontroller Arduino Uno,  dan bekerja dengan  cara mengaktifkan tombol start melalui touch screen sebagai media inputan, kemudian buah pinang yang sudah dikeringkan sebelumnya dimasukkan ke wadah.

Baca: Ingin Daftar CPNS 2018? Ini Gaji Lengkap Jika Lulus dan Diterima

Baca: CPNS 2018, Mau Daftar di Pekanbaru, Ini Jumlah Formasi yang Tersedia

Selanjutnya conveyor akan bergerak untuk mengangkat pinang dan memasukkan ke wadah pengupas pinang.

Pada proses ini, serabut pinang dan biji pinang akan terpisah. Biji pinang akan masuk ke wadah penampung, sedangkan serabutnya akan terlempar keluar.

“Mesin ini dapat mengupas pinang yang sudah dikeringkan dan dapat mengupas pinang dengan kapasitas 3 kg sekaligus. Pinang yang telah terkupas akan menghasilkan biji pinang yang dapat dipasarkan”, tambahnya.

Melalui Retno Tri Wahyuni, S.T.,M.T selaku pembimbing menyampaikan bahwa Dinas Perindustrian Provinsi Riau mengapresiasi dan kagum dengan hasil Tugas Akhir tersebut.

“Sangat mengapresiasi terhadap kedua mahasiswa ini dan Dinas Perindustrian juga kagum sekali dan alat seperti ini tentu sangat membantu UKM sekalipun masih ada perbaikan dan perlu dikembangkan lebih lanjut lagi”, pungkasnya. (*)

Penulis: Dodi Vladimir
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved