Bus Terbalik di Siak

Bus Terbalik di Siak, Pecah Ban Saat Jalan Menanjak dan Menikung

Sebuah bus terbalik di Siak, Sabtu (8/9/2018) pukul 12.55 WIB setelah mengalami pecah ban.

Tribunpekanbaru/mayonal
Warga padati lokasi kecelakaan tunggal bus terbalik, Sabtu (8/9/2018) di Perawang. 

Laporan Wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sebuah bus terbalik di Siak, Sabtu (8/9/2018) pukul 12.55 WIB setelah mengalami pecah ban.

Warga Jalan Ceras, Kampung Perawang Barat dikejutkan dengan laju bus PMH BK 7592 LT yang melaju kencang

Apalagi bus itu mengalami pecah ban sehingga terbalik di sana.

"Kami terkejut sopirnya memacu bus, padahal jalan menikung dan tanjakan, sehingga bus tersebut pecah ban," kata Situmeang, warga setempat.

Setelah bus itu terbalik, para penumpang berupaya menyelamatkan diri.

Satu diantaranya meninggal di tempat sedangkan yang lainnya mengalami luka-luka.

"Sangat ngeri melihatnya. Entah kenapa masih saja sopir ugal-ugalan, padahal banyak penumpang," kata dia.

Baca: 5 Fakta Kecelakaan di Sukabumi, Tertinggal Rombongan hingga Pesan Terakhir Penumpang

Baca: Selain Lubang Misterius di Sukabumi, Inilah Lubang Terdalam Bagian dari Fenomena Alam

Informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Siak, bus PMH jenis Mercedes Benz BK 7592 LT itu awalnya datang dari arah Jalan Ceras hendak menuju Simpang Delapan Jalan Pemda Perawang dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di TKP pada saat jalan tikungan dan tanjakan bus itu mengalami pecah ban belakang sebelah kiri.

"Kemudian sopir bus mengalami hilang kendali dan terbalik," kata Kasat Lantas Polres Siak, AKP Agustinus Candra Pietama, Minggu (9/9/2018).

Akibat kejadian itu, sopir bus diketahui bernama Andia Purba ketakutan.

Sehingga ia melarikan diri hingga sekarang.

Padahal, 1 penumpangnya Supri Manik, warga Torobaja kabupaten Kuantan Singingi, meninggal dunia.

Sedangkan penumpang lainnya yang mengalami luka -luka diketahui bernama Firmanto Sihole, warga Perawang Barat, Benedikta Sitohang, warga Perawang Barat, Respon Ernando Siahaan, warga Dayun. Kecelakaan tinggal tersebut mengalami kerugian materi Rp 10 juta.(*)

Baca: Pemilik Travel Beberkan Alasan Enggan Masuk Terminal, Yang Mau Dijemput Itu Tidak Ada

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved