Padang

Silek Arts Festival 2018 Resmi Digelar Selama 3 Bulan

Pemerintah Provinsi Sumbar secara resmi membuka Silek Arts Festival 2018 yang digelar di Taman Budaya Sumbar, Jumat (7/9/2018) malam.

Silek Arts Festival 2018 Resmi Digelar Selama 3 Bulan
Istimewa
Pembukaan Silek Arts Festival 2018 yang digelar di Taman Budaya Sumbar, Jumat (7/9/2018) malam. 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi membuka Silek Arts Festival 2018 yang digelar di Taman Budaya Sumbar, Jumat (7/9/2018) malam.

Pada pembukaan kegiatan Silek yang berlangsung pada 30 November mendatang itu, turut hadir Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Imar Farid, Sesditjen Kebudayaan.

Kemudian, juga hadir Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan sejumlah Forkopimda, Walikota Padang Mahyeldi Ansharuah, Plt Sekda Nasir Ahmad, dan sejumlah Kepala OPD di lngkungan Pemprov Sumbar, dan tua-tua silek se-Sumbar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan mengatakan bahwa Silek Arts Festival 2018 dengan slogan "Panjapuik Piutang Lamo" ini digelar bertujuan untuk kembali menjeput aset-aset budaya silek yang ada setiap nagari di masing-masing daerah karena selama ini belum terpedulikan.

Baca: Semen Padang Kirim Bantuan Sembako dan Relawan TRC ke Lokasi Banjir Bandang di Solok

Silek, kata dia, juga merupakan karakter kepribadian orang Minang dalam menjaga harga diri, martabat untuk bertahan menjalani kehidupan, dan juga syarat dengan keimanan Ketuhanan, yang setiap gerak memiliki filosofi kekuatan alam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Gerak dan dinamika pemainan silek yang diciptakan oleh orang-orang tua kita dimasa lalu, dan filosofi tinggi ini merupakan budaya karakter orang minang sejak dahulunya," kata Irwan Prayitno dalam sambutan pembukaan Silek Arts Festival 2018.

Pembukaan Silek Arts Festival 2018 yang digelar di Taman Budaya Sumbar, Jumat (7/9/2018) malam.
Pembukaan Silek Arts Festival 2018 yang digelar di Taman Budaya Sumbar, Jumat (7/9/2018) malam. (Istimewa)

Menurut Irwan, ada banyak ragam, pesona yang berbeda-beda dari masing-masing sasaran silek. Dan tentunya perbedaan itu menjadi aset intelektual yang mesti dilestariakan kembali bagi generasi muda Sumbar sebagai bahagian dari pendidikan berkarakter bagi generasi muda.

"Pada Silek juga tertanam karakter sopan santun, tahu jo garak jo garik, ketulusan budi, keimanan dan hormat saling menghargai, juga menjadi sikap prilaku bagi orang minang di manapun berada baik di rantau dan di ranah," ujarnya.

Irwan Prayitno juga menyampaikan kebanggaan hari ini, bahwa olahraga Silat telah memberikan kontribusi emas terbanyak Indonesian di Asian Games lalu salah satu bukti, bahwa budaya Silek bahagian dari prestasi dan kebanggan bangsa ini.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved