Pekanbaru

Ada Warga yang Protes Rencana Kenaikkan Pajak PJU di Kota Pekanbaru

Ada warga Pekanbaru yang protes atas rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang berencana menaikan pajak Penerangan Jalan Umum (PJU)

Ada Warga yang Protes Rencana Kenaikkan Pajak PJU di Kota Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/ Syafruddin Mirohi
Lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Tuanku Tambusai tampak padam saat malam hari, Kamis malam (21/6/2018) tadi. Di sejumlah jalan lainnya juga PJU padam. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ada warga Pekanbaru yang protes atas rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang berencana menaikan pajak Penerangan Jalan Umum (PJU).

Rencana itu sudah dituangkan Pemko Pekanbaru di dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), dan kenaikan pajak PJU di dalam Ranperda itu sebesar 2 persen, dari 6 persen menjadi 8 persen.

Warga meminta menunda revisi Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Penerangan Jalan (PPJ), yang kini sedang dibahas di DPRD Pekanbaru.

Baca: VIDEO: Peringatan 1 Muharram, Staf Ahli Bupati Buka Lomba Rebana

Baca: Disambut Sultan di Bandara, Ribuan Warga Pontianak Teriakkan Nama Ustaz Abdul Somad

"Memang alasannya untuk naikkan PAD, tapi jangan masyarakat dikorbankan. Masalah ini sudah kita laporkan ke DPRD," kata Dedi, warga Limbungan Baru, Rumbai, Pekanbaru kepada Tribunpekanbaru.com pada Senin (10/9/2018).

"Yang pasti, kami menolak," tegas warga Rumbai lainnya.

Warga mengaku, saat ini pembayaran tagihan listrik selalu naik.

Jika pajaknya dinaikkan, maka dipastikan membuat warga semakin susah.

"Seharusnya, pemerintah faham kondisi masyarakat yang serba sulit. Makanya, kita minta kepada Pemko untuk tidak menaikkan pajak PJU. Batalkan saja," pinta Dedi.

Anggota DPRD Pekanbaru, H Wan Agusti yang menerima laporan warga ini berjanji, akan menyampaikannya kepada pemerintah, bahkan dalam pembahasan Ranperda akan diutarakan.

Baca: Pejabat yang Tidak Hadir Saat Pelantikan Akan Dilantik Ulang BKPSDM Pekanbaru

Baca: Siaran Langsung Portugal Vs Italia UEFA Nations League Dini Hari Nanti di Supersoccer.tv

Diakuinya, alasan warga menolak, sangat masuk akal, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang sulit sekarang ini.

"Kita paham untuk PAD, tapi nanti kita tekan kan Pemko cari alternatif lain cari PAD. Listrik aja sekarang sudah gila naiknya. Jangan masyarakat jadi tumbal," katanya.

Politisi Gerindra ini tidak ingin, melihat masyarakat menjadi korban, akibat terjadinya rasionalisasi anggaran Pemko Pekanbaru tahun 2018 ini. Namun jangan dihubungkan pajak PJU.

Sebagai solusinya, Wan Agusti meminta Pemko untuk mencari langkah penghematan PJU. Seperti di setiap PJU, harus dimeterisasi, serta menggunakan lampu LED (lampu hemat energi) setiap titik PJU. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved