Asian Games 2018

Diberi Bonus Rp 20 Juta, Tanzil Hadid Sampaikan Harapan Ini Pada Pemkab Kampar

Tanzil Hadid, atlet Dayung Indonesia peraih medali emas pada Asian Games 2018 lalu, senang menerima bonus

Diberi Bonus Rp 20 Juta, Tanzil Hadid Sampaikan Harapan Ini Pada Pemkab Kampar
Instagram/Tanzil_hadid
Tanzil Hadid, atlet dayung asal Kampar, Riau, meraih medali emas untuk Indonesia dalam event Asian Games 2018. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Tanzil Hadid, atlet Dayung Indonesia peraih medali emas pada Asian Game 2018 lalu, senang menerima bonus Rp 20 juta dari Pemerintah Kabupaten Kampar.

Dengan bonus ini, ia merasa ada perhatian dari pemerintah kepada generasi berprestasi.

Tanzil mengaku, ini yang kedua dirinya mendapat bonus dari Pemkab Kampar. Pertama sekali setelah ajang PON 2012 silam. Kala itu ia menyumbangkan tiga medali emas untuk Riau.

"Waktu itu saya menerima bonus 10 juta per medali," ungkap Tanzil usai menerima bonus pada Upacara Haornas di Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota, Senin (10/9/2018).

Baca: Tanzil Hadid & Atlet Peraih Medali Asian Games Dapat Bonus dari Pemprov Riau, Emas Rp 100 Juta

Ia berharap, perhatian kepada atlet lebih ditingkatkan. Menurut dia, perhatian pemerintah daerah kepada dunia olahraga sangat penting. Pasalnya, awal atlet berkarir dimulai dari daerah. Pembinaan di tingkat daerah untuk mencari bibit atlet.

"Pencarian bibit itu dari daerah. Jadi Pemerintah Daerah, maunya lebih ditingkatkanlah perhatiannya," ujar pria kelahiran Kampar Kiri tahun 1991 silam ini.

Tanzil mengatakan, masa depan atlet berprestasi juga mestinya diperhatikan. Kebanyakan atlet kesulitan mencari pekerjaan. Seperti yang dia rasakan sekarang masih pengangguran.

Baca: Dulu Gunakan Bonus untuk Bantu Musala dan MDA, Kini Tanzil Akan Berangkatkan Haji Orangtua

Beruntung ada janji Pemerintah Pusat untuk mengangkat atlet peraih medali pada Asian Games 2018 lalu menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kemarin pas di kementerian, data sudah diminta. Cuma belum ada informasi resminya ini (kapan pengangkatan atlet menjadi ASN)," ujarnya.

‎Khusus cabang olahraga Dayung, kata Tanzil, bibit atlet nasional jarang lahir dari Kampar. Atlet ke ajang nasional, Riau lebih didominasi dari Kuantan Singingi. Ini yang diharapkannya juga menjadi perhatian.

"Untuk kejuaraan-kejuaraan, Kampar sering mengirim atlet. Tapi untuk ajang seperti Asian Games, dari Kampar memang jarang," pungkas Tanzil. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved