Ustaz Abdul Somad

Penyidik Perikas Terlapor Dugaan Penghinaan Ustad Abdul Somad, Jony Boyok

Terlapor dugaan penghinaan terhadap Ustad Abdul Somad (UAS), Jony Boyok pada Senin (10/9/2018) siang menjalani pemeriksaan oleh penyidik

Penyidik Perikas Terlapor Dugaan Penghinaan Ustad Abdul Somad, Jony Boyok
internet
Ilustrasi - Pemilik Akun Jony Boyok dan Ustaz Abdul Somad 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terlapor dugaan penghinaan terhadap Ustad Abdul Somad (UAS), Jony Boyok pada Senin (10/9/2018) siang menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau.

Warga Kecamatan Bukit Raya ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus ini.

Pemeriksaan Jony Boyok dilakukan di rumahnya.

Baca: Rugi Terus Menerus, HTC Pecat Ribuan Karyawan, Produksi Smartphone Bisa Berhenti

Baca: Lahir Pas 1 Muharam, Ini Harapan dan Doa Ustaz Abdul Somad Kepada Putranya

Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Sunarto menjelaskan kepada Tribun, Senin sore.

"Baru saja (senin sore,red) selesai pemeriksaannya. Terhadap yang bersangkutan menjalani pemeriksaan selaku saksi terlapor," ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap Jony Boyok telah diagendakan oleh penyidik sejak jauh hari, pasca pemeriksaan UAS, Sabtu lalu. Pemeriksaan keduanya, baik UAS selaku saksi korban dan Jony Boyok selaku terlapor dilakukan di rumah mereka masing-masing.

"Tadi kami (penyelidik,red) yang ke rumahnya. Kepadanya diajukan 20 pertanyaan," urai Sunarto.

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara ini memaparkan jika penyelidik selanjutnya akan meneruskan proses penyelidikan dugaan penghinaan ini dengan meminta keterangan ahli.

Baca: Video Pesta Pernikahan dan Dangdutan di Kuburan Viral, Panggung dan Pelaminan Menghadap Makam 

Baca: DPRD Pelalawan Sahkan APBD Perubahan Pelalawan 2018 Sebesar Rp 1,52 Triliun

Usai meminta keterangan ahli, selanjutnya akan dilakukan gelar perkara guna menentukan sikap penyelidikan apakah sudah bisa ditingkatkan menjadi penyidikan, dan menetapkan tersangka.

"Langkah selanjutnya ya kita akan memanggil saksi ahli, ahli bahasa, kemudian kita akan gelar perkara," paparnya.

Sebelumnya, Jony Boyok dilaporkan oleh UAS pada Kamis (6/9/2018) ke DitresKrimsus Polda Riau melalui kuasa hukumnya.

Ia melaporkan adanya dugaan penghinaan kepadanya oleh terlapor dalam akun Facebook miliknya.

Sementara, Jony Boyok telah terlebih dulu diamankan Front Pembela Islam (FPI) dan perwakilan masyarakat ke Mapolda Riau, sehari sebelumnya, Rabu (5/9/2018).

Ia memposting dugaan hinaan kepada UAS dalam akun Facebook miliknya. Postingan itu terjadi pada tanggal 2 september lalu. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved