Bengkalis

Tim Metrologi Legal Pusat Sudah Lakukan Evaluasi dan Penilaian Pasar Terubuk Bengkalis

Metrologi legal pusat yang berada dibawah Kementrian Perdagangan telah melakukan evaluasi dan penilaian di pasar terubuk sejak, Kamis (30/9) lalu.

Tim Metrologi Legal Pusat Sudah Lakukan Evaluasi dan Penilaian Pasar Terubuk Bengkalis
Istimewa
Metrologi Legal pusat yang berada di bawah Kementerian Perdagangan telah melakukan evaluasi dan penilaian di Pasar Terubuk sejak, Kamis (30/9/2018) lalu. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Rencana Pemerintah Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis menjadikan Pasar Terubuk kota Bengkalis menjadi pasar titik ukur tinggal menunggu hasil penilaian Metrologi Legal pusat.

Pasalnya pihak Metrologi legal pusat yang berada dibawah Kementrian Perdagangan telah melakukan evaluasi dan penilaian di pasar terubuk sejak, Kamis (30/9/2018) lalu.

"Dimana pihak Metrologi legal akhir bulan lalu telah turun untuk melakukan evaluasi dan penilaian terhadap pasar terubuk Bengkalis. Hasil evaluasi ini nantinya akan menentukan pasar terubuk Bengkalis menjadi pasar titik ukur," ungkap Burhanuddin Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disdagperin Bengkalis, Senin (10/9) pagi.

Baca: Hanya 3 Jam, Daniel Mananta Pelajari Gerak-gerik Ahok Saat Bertemu di Mako Brimob

Menurut Burhanuddin, dalam evaluasi tersebut pihak Metrologi Legal pusat melakukan pemeriksaan alat ukur yang digunakan di pasar. Untuk memastikan kesesuaian standar alat ukur yang ada di Pasar dengan standar Pasar titik ukur yang dibuat.

"Dalam evaluasi ini, diutamakan pemeriksaan alat ukur dan timbangan yang digunakan penjual, apakah sudah dilakukan tera ulang atau belum. Selain itu juga memastikan alat ukur yang mereka gunakan bukan alat ukur yang di larang untuk pasar," tambahnya.

Burhanuddin mengatakan, dari yang dilihatnya saat mendampingi Metrologi legal pusat ketika melakukan penilaian, tidak ditemukan adanya timbangan yang dilarang digunakan oleh pedagang.

"Alhamdullah kemarin saat di periksa metrologi legal pusat seluruh pedagang menggunakan timbangan dagangan. Tidak ada lagi yang menggunakan timbangan plastik atau timbangan rumahan," ungkap Burhanuddin.

Menurut dia, sebenarnya rencana pasar terubuk Bengkalis jadi pasar titik ukur sudah direncakan sejak tahun lalu.

Baca: Xiaomi Redmi 6A BM Sudah Banyak yang Jual Lhoh

Namun pasar tersebut gagal menjadi pasar titik ukur karena ditemukan timbangan rumahan atau timbangan plastik yang digunakan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved