Ustadz Abdul Somad

Tahapan Hukuman Adat untuk Penghina Ustaz Abdul Somad, Simak Penjelasan LAM Riau 

Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau meminta agar semua masyarakat menahan diri untuk tidak mengambil sikap sendiri

Tahapan Hukuman Adat untuk Penghina Ustaz Abdul Somad, Simak Penjelasan LAM Riau 
Tribunpekanbaru/alex
Konfrensi pers LAM Riau terkait proses hukum Jony Boyok yang diduga menghina dan mencemarkan nama baik UAS, Kamis (13/9). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau meminta agar semua masyarakat menahan diri untuk tidak mengambil sikap sendiri, sambil menunggu proses hukum dari pihak kepolisian, terhadap Jony Boyok yang diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik Datuk Seri Ulama Setia Negara Ustadz H Abdul Somad Lc MA, melalui media sosialnya beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri Al Azhar mengatakan, pihaknya berharap kasus ini bisa segera dituntaskan, sehingga masyarakat yang sampai saat ini masih terus mempertanyakan masalah tersebut bisa segera mendapatkan kepastian.

Baca: Jadwal Ustaz Abdul Somad Kamis 13 September, Tabligh Akbar di Kecamatan Tambang Kampar

Baca: Lihat Jamaah Ramai Membludak, Ibunda Ustaz Abdul Somad Bertanya Hal ini kepada UAS

Baca: Penyidik Perikas Terlapor Dugaan Penghinaan Ustad Abdul Somad, Jony Boyok

Hal itu disampaikan Datuk Seri Al Azhar di Balai Adat Melayu Riau, saat konferensi pers didampingi oleh sejumlah kuasa hukum LAM Riau, Kamis (13/9/2018).

Sedangkan terkait penerapan hukum adat, dalam kesempatan itu, Datuk Seri Al Azhar mengatakan, untuk menerapkan hukuman adat tersebut, terlebih dulu pihaknya akan mendengarkan masukan dan saran anggota MKA yang akan dibahas didapat MKA LAMR.

"Dalam perspektif hukum adat, tidak ada pakai dugaan lagi. Karena apa yang disampaikan Jony Boyok melalui akun Facebooknya kepada UAS itu bukan dugaan, tapi merupakan penghinaan. Kata dugaan tidak ada lagi dan itu sudah jelas dan nyata penghinaan," terangnya.

Dalam waktu dekat dikatakan Al Azhar, pihaknya akan menimbang kesalahan itu untuk sampai kepada hukuman adat yang dijatuhkan kepada pelaku penghina Ustaz Abdul Somad.

"Berkemungkinan pada hari Rabu depan kita akan melakukan penimbangan tersebut," ulasnya.

Terkait hukum adat yang tertinggi yaitu diusir dari negeri Melayu Riau, menurut Al Azhar hal tersebut juga berlaku di dalam aturan adat Melayu manapun di Riau ini, sanksi terberat tersebut juga memiliki regulasi dan waktu.

"Soal hukuman diusir, bisa dalam waktu limit, ada batas dan bisa juga tak terbatas. Namun hukuman ini mengacu melalui pertimbangan atas kesalahan yang dilakukan Jony Boyok tersebut, tergantung pertimbangan nantinya," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved