Kampar
VIDEO: Bupati Azis Meradang Oleh Ulah Oknum Pejabat Kampar yang Dilantik, Ini Penyebabnya
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar diwarnai kemarahan Bupati Azis Zaenal. Ia kesa
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar diwarnai kemarahan Bupati Azis Zaenal.
Ia kesal karena ulah pejabat yang dilantik selama prosesi pelantikan berjalan di Aula Perkantoran Pemkab Kampar, Jumat (14/9/2018).
Kekesalannya diluapkan Azis saat berpidato. Ia melihat pejabat "ngerumpi" saat prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung.
Pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya memang hanya empat orang dari semua 144 orang. Sedangkan yang lain duduk di tempatnya masing-masing.
"Baru saja diadakan pelantikan, ribut. Saya tandain (orangnya)," ketus Azis. Ia pun menyangsikan kedisiplinan pejabat yang dilantik saat menjalankan tugas nanti.
Baca: VIDEO: Muslim Resmi Jabat Kepala Disdukcapil Kampar
"Gimana kita mau disiplin? Saat pelantikan saja kita nggak disiplin. Apalagi kerja," ucap Azis. "Luar biasa kita ini," imbuhnya. "Apakah saya salah memilih orang ini?," sambungnya.
Azis mengaku benar-benar prihatin melihat polah pejabat.
"Saat pejabat-pejabat yang saya cintai, saat saya melantik, dia ngobrol. Sakral ini, pak," ketusnya lagi.
Ia mengatakan, pelantikan adalah pengucapan janji kepada masyarakat melalui amanah yang diberi oleh pemerintah. "Kok ngomong gitu? Ya Allah," ucapnya.
Baca: BKD Perbolehkan Peserta CPNS 2018 Ikut Tes CAT di Meranti
Dengan nada kian meninggi, Azis mempertanyakan sisi pejabat yang bisa menjadi panutan jika tingkahnya demikian. "Apanya lagi yang mau diikuti? Perangainya begitu," tandasnya.
Azis tidak mau melihat hal serupa terjadi lagi. Ia menegaskan tidak terulang lagi. "Sedih, pak, saya. Melihat negeri saya ini. Orang-orangnya pintar-pinter. Kadang-kadang kurang beretika, kurang menghargai orang," katanya.
Ia mencontohkan kondisi yang baru saja terjadi. "Bupati lho yang melantik. Kok dia ngomong sesama dia di belakang. Yang dilantik dirinya sendiri. Tapi nggak melihat ke saya. Malah lihat kiri kanan dan ngobrol," ujar Azis.
Baca: Hasil Japan Open 2018: Berlangsung Sengit, Polii/Apriani Temani Kevin/Marcus ke Semifinal Japan Open
Saat Azis marah, hadirin tiba-tiba berubah menjadi tenang. Semua di dalam aula, khususnya pejabat yang dilantik dengan stelan jas hitam, langsung mengambil posisi siap di tempat duduknya masing-masing. Suasana hening bertahan sampai prosesi pelantikan berakhir.
Azis meminta seluruh pejabat, khususnya yang baru dilantik, loyal kepada pimpinan. Menurut dia, pimpinan bukan hanya Bupati. Pimpinan termasuk atasan mereka. (*)