Padang

VIDEO: Terungkap Motif Pembunuhan Berencana Kasus Ambulance Tabrak Pengendara Motor di Padang

Setelah ditabrak, kemudian terlihat dua dari tiga pelaku, tampak mengambil kayu dan linggis selanjutnya ..

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Aparat kepolisian Polresta Padang ternyata tak butuh waktu lama untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tiga orang sopir mobil amulance pengangkut jenazah.

Berawal dari rekaman CCTV yang diambil petugas dari sebuah rumah di lokasi kejadian, yaitu di Jalan Sawahan Dalam III, dua dari tiga pelaku yang membunuh dua orang warga Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang itu pun akhirnya berhasil ditangkap.

"Jadi, dari rekaman CCTV itulah awaal mulanya kami bisa mengungkap dan menangkap pelakunya, termasuk dari keterangan sejumlah saksi kejadian," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan kepada wartawan di Mapolresta Padang, Kamis (13/8/2018) siang.

Baca: Pengemudi Ambulance yang Menewaskan Dua Warga Jati Terancam Hukuman Mati

Dari rekaman kamera CCTV itu, terang Yulmar, terlihat dengan jelas detik-detik para pelaku membunuh kedua korban dengan cara menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban menggunakan mobil ambulance warna putih. Bahkan korban pun terpelanting ke badan jalan.

Setelah ditabrak, kemudian terlihat tiga orang pelaku turun dari mobil ambulance untuk melihat kondisi kondisi kedua korban yang ditabrak. Kemudian, dua dari tiga pelaku, yaitu Afriadi dan Akex Kendedes, tampak mengambil kayu dan linggis.

Kemudian keduanya langsung mengayunkan kayu dan linggis yang dipegangnya itu ke tubuh salah satu korban. Setelah korban tak bernyawa, barulah para pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian. Bahkan saat melarikan diri dengan mobik anbulance tersebut, pelaku juga sempat melindas tubuh salah satu korban.

Baca: Kronologi Penangkapan Pengemudi Ambulance yang Kejar dan Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas 

"Ketiganya melarikan diri, karena beberapa warga sekitar juga sudah berdatangan ke lokasi kejadian. Jini dua dari ketiga pelaku, yaitu Alex Kensedes dan Afriadi, sudah kami tangkap. Sedangkan satu lagi berinisial C masih buron dan keberadaannya masih dicari petugas," ujarnya.

Selain menangkap dua pelaku, lanjutnya, petugas juga sudah mengamankan barang bukti pembunuhan berupa linggis dan sejumlah kayu, termasuk mobil ambulance 'maut' yang digunakan pelaku untuk menabrak kedua korban bernama Topik dan Royal.

Diberitakan sebelumnya, Senin (10/9/2018) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB, sebuah rekaman video mobil ambulance yang menabrak dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, viral di media sosial Facebook.

Baca: Polresta Padang Tangkap Pelaku yang Tabrakkan Ambulance ke Pengendara Sepeda Motor hingga Tewas

Awalnya, warganet mengira bahwa video itu merupakan kasus kecelakaan. Namun setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian Polresta Padang, ternyata video itu bukan kasus kecelakaan biasa, tapi pembunuhan.

Pasalnya, dari keterangan beberapa saksi kepada pihak kepolisian, diketahui bahwa sebelum kejadian, Topik (38) dan Royal (35) yang menjadi korban, sempat cekcok dengan pengemudi mobil ambulance bernama Alex Kendedes di RSUP Dr M Djamil Padang.

Kedua cekcok persoalan pengangkutan jenazah dari rumah sakit. Akibat cekcok itu, pelaku tak terima dan sakit hati, sehingga pelaku mengikuti korban dengan mobil ambulance. Setiba di Jalan Sawahan Dalam III, pelaku kemudian menabrak sepeda motor yang ditumpangi kedua korban.(*)

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved