Padang

Keterangan Tidak Singkron dengan Saksi, Kejiwaan Tersangka Pembunuhan di Simpang Cubadak Diperiksa

Polresta Padang akan melakukan pemerikaan kejiwaan residivis curanmor bernama Yandrizal (25) yang nekat menghabisi nyawa temannya.

Keterangan Tidak Singkron dengan Saksi, Kejiwaan Tersangka Pembunuhan di Simpang Cubadak Diperiksa
Istimewa
Motif pembunuhan yang dilakukan oleh residivis curanmor bernama Yandrizal (25) terhadap Rio Oktavianda Putra (22) yang tinggal di Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu (15/9/2018) sore kemarin, akhirnya terungkap. 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Polresta Padang akan melakukan pemerikaan kejiwaan residivis curanmor bernama Yandrizal (25) yang nekat menghabisi nyawa Rio Oktavianda Putra (22), warga Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Sabtu (15/9/2018) sore kemarin.

Pemeriksaan kejiwaan itu dilakukan, karena keterangan yang disampaikan tersangka tidak singkron dengan keterangan sejumlah saksi kejadian.

Baca: Desember Tewas Tersengat Listrik dari Pompa Air yang Baru Dibelinya, Istri Korban Histeris

Termasuk rekan korban bernama Roni Anwar yang juga ikut menjadi korban dari tersangka, dan mengalami luka tusuk di bagian lengan sebelah kirinya.

“Tak satu pun yang singkron, makanya Ppemeriksaan kejiwaan dilakukan,” Kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan didampingi Kasat Reskrim AKP Edriyan Wiguna dan Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Desfami Erianyo saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Padang, Senin (17/9/2018).

Dalam jumpa pers tersebut, juga hadir Kasat Reskrim AKP Edriyan Wiguna dan Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Desfami Erianyo.

Bahkan dalam jumla pers itu, penyidik juga menghadirkan tersangka, termasuk barang bukti berupa pisau sepanjang lebih kurang 30 cm.

Baca: Motif Residivis Curanmor Bunuh Temannya di Padang Terkuak, Sakit Hati Disalip Pakai Motor

Yulmar menyebut setelah pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka dilakukan, maka penyidik akan segera melakukan rekontruksi pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban Rio, sehingga diketahui dengan jelas kronologis pembunuhan tersebut.

“Rekontruksi ini bagian dari proses penyidikan. Akibat perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal pidana mati, kerena tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana, yaitu pasal 340 jo pasal 338 jo pasal 351 ayat 3 KUHP," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pembunuhan terjadi di Simpang Cubadak, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (15/9/2018) sore. Seorang residivis curanmor bernama Yandrizal, menusuk temannya sendiri Rio Oktavianda Putra, warga Batu Gadang.

Yandrizal tersangka pembunuhan Rio Oktavianda Putra (22) di Simpang Cubadak Padang.
Yandrizal tersangka pembunuhan Rio Oktavianda Putra (22) di Simpang Cubadak Padang. (Istimewa)

Selain Rio, seorang rekan korban juga mengalami luka tusuk di bagian lengannya.

Baca: Jadwal & Link Streaming Arema FC Vs Madura United: Derbi Jatim Beraroma Misi Balas Dendam

Petugas Satpam PT Semen Padang kemudian langsung mengamankan tersangka dan diserahkan kepada polisi. Sementara Rio dan rekannya, langsung dilarikan oleh beberapa karyawan PT Semen Padang ke Klinik Semen Padang.

Karena mengalami luka tusuk yang cukup parah di bagian dada sebelah kiri, akhirnya petugas medis di Klinik Semen Padang langsung merujuk Rio ke Semen Padang Hospital.

Namun sayangnya, nyawa Rio tak dapat ditolong. Dalam perjalanan ke SPH, Rio dinyatakan telah meninggal dunia. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved