Dimakamkan 42 Tahun Silam, Jasad Guru Ngaji Masih Utuh

Mak Anih dimakamkan sejak 42 tahun silam dan semasa hidupnya ia dikenal sebagia guru ngaji.

Kompas.com/Cynthia Lova)
Pemindahan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok dipindahkan ke lokasi baru, Selasa (18/9/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemindahan makam warga untuk proyek tol Depok-Antasari sempat membuat geger karena adanya penemuan jasad berusia puluhan tahun yang masih utuh.

Dikutip dari Kompas.com, sebanyak 400 jenazah yang dikubur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok dipindahkan ke lokasi baru.

Pemindahan ratusan jenazah itu dilakukan demi memuluskan pembangunan proyek Jalan Tol Depok–Antasari (Desari).

“Dua hari ini kurang lebih sudah 400 Jenazah lah yang dipindakan ke lokasi yang baru bertepatan di sebelah utara dari makam yang lama,” ucap Camat Limo Herry Restu Gumelar saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/9/2018).

Menurut Herry, jumlah tersebut akan terus bertambah. Total ada 1.100 jenazah yang harus dipindahkan.

 Dalam proses pemindahan makam, petugas menemukan ada beberapa jasad yang masih utuh.

Baca: Besok 10 Muharram, Ini Niat Puasa Asyura, Dibaca Malam Ini atau Besok Pagi? Ini Penjelasannya

Kedua jasad itu adalah almarhumah Mak Anih dan almarhum Syamsudin.

Mak Anih dimakamkan sejak 42 tahun silam dan semasa hidupnya ia dikenal sebagia guru ngaji.

Sementara Syamsudin meninggal 27 tahun silam akibat kecelakaan, dan semasa hidupnya ia dikenal sederhana dan ramah.

Selain di Depok, kejadian jasad masih utuh juga pernah terjadi di Bogor.

Halaman
1234
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved