Pelalawan

Bakar Lahan TNTN Hingga 12 Hektar, Warga Pelalawan Ini Ditangkap Polisi

Polres Pelalawan mengamankan satu orang tersangka pembakaran lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) pada Selasa lalu.

Bakar Lahan TNTN Hingga 12 Hektar, Warga Pelalawan Ini Ditangkap Polisi
Istimewa
Pelaku pembakaran lahan TNTN seluas 12 hektar diamankan Polres Pelalawan. Pelaku berinisial PS itu ditangkapbtim gabungan saat melakukan patroli bersama, Kamis (20/9/2018). 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Polres Pelalawan mengamankan satu orang tersangka pembakaran lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) pada Selasa (18/9/2018) lalu. Pelaku diamankan oleh tim gabungan saat melakukan patroli di areal TNTN.

Pelaku berinisal PS (38) tercatat sebagai warga Dusun Bukit Makmur Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras. PS tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan yang diklaim sebagai miliknya dan api merembet hingga ke areal TNTN.

"Total lahan yang terbagai seluas 12 hektar. Api diduga kuat bersumber dari lahan yang diklaim pelaku sebagai miliknya," beber Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, kepada tribunpelalawan.com, Kamis (20/9/2018).

Baca: Sore Ini 3 Petinju Riau Berlaga di Partai Semifinal Kejurnas Junior 2018

Penangkapan pelaku tindak pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) itu berawal ketika balai TNTN yakni Kasi Wilayah II Ibram Eddy Chandra mendapat informasi dari Satgas udara provinsi Riau bahwa ada kebakaraN hutan dan lahan di kawasan resort tunggal Balai TNTN kecamatan Pangkalan Kuras. Hal itu dibuktikan dengan hasil ploting areal yang dilalap api pada Senin (17/9/2018) sekitar pukul 16.30 wib.

Selanjutnya Balai TNTN berkoordinasi dengan Polsek Pangkalan Kuras terkait Karhutla itu. Selanjutnya disepakati untuk dilakukan patroli bersama tim gabungan TNTN, Polri, dan TNI pada Selasa (18/9/2018) siang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi tim gabungan menemukan adanya lahan bekas terbakar, namun masih mengeluarkan sedikit asap di beberapa titik.

"Saat dilakukan penyisiran di lokasi terbakar, ditemukan seorang laki-laki berinsial PS yang mengaku sebagai pemilih lahan yang terbakar itu," tambah Kapolres Kaswandi.

Baca: VIDEO: Kalahkan Persibat 3-1, PSPS Jaga Asa Lolos Delapan Besar Liga 2 2018

Petugas langsung melakukan interogasi secara intens kepada PS di lokasi kejadian.

PS mengaku kebakaran terjadi pada hari Minggu (16/9/2018) lalu.

Saat itu lahan yang terbakar seluas 12 hektar yang terdiri dari kebun kelapa sawit seta semak belukar.

Tim bersama pelaku melakukan pengecekan langsung ke titik api dan menemukan lima orang laki-laki yang sedang melakukan upaya pemadaman api dengan menggunakan 2 unit mesin dorsmeer dan 2 unit mesin semprot.

Kelima orang tersebut merupakan warga Dusun Bukit Makmur yang dipekerjakan oleh pelaku untuk memadam api di areal Karhutla kawasan TNTN.

Baca: Formasi CPNS 2018 di Kampar Sudah Diumumkan, Ini Tahapan yang Harus Dilalui Pelamar

Api diduga berasal dari areal milik pelaku yang sebelumnya disemprot racun rumput hingga mengering.

Polisi langsung mengamankan pelaku serta barang bukti berupa dua mesin dorsmeer beserta selang 300 meter, dua unit mesin semprot solo, sebilang parang, dan jeriken.  (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved