Breaking News:

Pekanbaru

Kronologi Tewasnya 2 Pengunjung Kafe Jalan Arifin Ahmad, 'Kalau Tidak Suka Main Kita di Luar'

Awal mula kejadian tersebut sekitar pukul 04.30 wib. Mulanya ada tiga orang pemuda yang terlihat mabuk datang ke Cafe Rita yang akan tutup.

Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru
Dua orang pengunjung cafe Rita di Jalan Arifin Achmad Kelurahan Sidomulyo Timir Kecamatan Marpoyan Dama temas ditikam pada, Kamis (20/9/2018) sekitar Pukul 04.50 wib. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Dua orang pria tewas dan satu wanita masih dalam perawatan dalam insiden cekcok yang terjadi di cafe Rita di Jalan Arifin Achmad Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (20/9/2018) pukul 04.05 WIB. 

Dua pria yang tewas tersebut masing-masing bernama Ade dan Toni serta satu perempuan bernama Ita (30) mengalami luka pada bagian lengan kanan.

Dua korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh petugas kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. sedangkan Ita korban sedang menjalani perawatan.

Ema salah seorah saksi yang juga karyawan cafe mata kepada tribunpekanbaru.com menceritakan, awal mula kejadian tersebut sekitar pukul 04.30 wib. Mulanya ada tiga orang pemuda yang terlihat mabuk datang ke Cafe Rita yang akan tutup.

"Saat kami mau tutup datanglah tiga orang ini, kelihatanya lagi mabuk. Kemudian kami bilang mau tutup, dua korban ini Ade dan Toni juga pengujung sudah mau pergi juga kemudian bilang ke tiga pelaku ini tutup bang. Kemudian salah satu pelaku ini bilang kenapa kau, kalau tidak suka main kita diluar," jelas Ema menirukan gaya omongan pelaku.

Baca: VIDEO: Terlibat Cekcok, Dua Pengunjung Tewas Ditikam di Cafe Jalan Arifin Achmad Pekanbaru

Baca: Terjadi Cekcok di Kafe Jalan Arifin Achmad, Dua Pengunjung Tewas Setelah Kena Tusuk

Cekcok di Kafe Jalan Arifin Achmad, Dua Pengungung Tersungkur Setelah Kena Tusuk
Cekcok di Kafe Jalan Arifin Achmad, Dua Pengungung Tersungkur Setelah Kena Tusuk (.)

Hanya karena persoalan tersebut kemudian salah seorang pelaku yang ia ketahui bernama Budi mengeluarkan pisau dan menusuk korban bernama Ade.

"Kemudian Ade ini dorong saya dan suruh saya masuk ke dalam. Persisnya seperti apa lagi saya tidak tauh setelah itu," kata Ema.

Menurut Ema, yang ia lihat hanya satu orang saja yang mengeluarkan pisau kemudian terdengar para pelaku ini kabur menggunakan dua sepeda motor matic.

Sedangkan dua korban luka tusuk ini lari ke lantai dua cafe. Saat ditemukan dua korban ini sudah tidak bernyawa.

Baca: Merasa Dipermainkan Petugas Saat Urus KK, Emak-emak Histeris dan Teriak di Disdukcapil Pelalawan

Baca: Formasi CPNS 2018 Kemenkumham RI, Ada untuk Lulusan SMA dan Penempatan untuk di Riau

Baca: Setelah Bisa Buka Portal SSCN, Pelamar di Pelalawan Kecewa Karena Pendaftaran CPNS 2018 Diundur

Dari pantauan tribunpekanbaru.com sekitar pukul 09.00 wib petugas kepolosian masih menyelidiki kasus ini dengan meminta sejumlah keterangan terhadap saksi.

Terlihat pula Tim Inafis Polda Riau sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Disamping itu, kepolisian juga sedang mendata identitas pelaku dan melakukan pengejaran.

Kapolsek Bukitraya melui Kanit Reskrim Polsek Bukitraya, Iptu Aspikar membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. "Iya benar ada dua orang korban meninggal dunia berjenis kelamin pria dan satu orang luka berjenis kelami perempuan," katanya.

Lebih lanjut dikatakanya saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved