Dumai
Lahan Gambut Terluas Dumai di Kecamatan Sungai Sembilan
Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suharjo mengakui berada di wilayah pantai timur Sumatera memiliki lahan gambut.
Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang
TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suharjo mengakui berada di wilayah pantai timur Sumatera memiliki lahan gambut.
Kedalamannya bisa mencapai beberapa meter. Kondisi ini membuat lahan di Dumai rawan kebakaran lahan. Kebakaran lahan sudah sering terjadi selama 20 tahun di Dumai
Upaya pemadaman pun sulit karena banyaknya lapisan di lahan gambut.
Luas lahan gambut di Kota Dumai mencapai 151.800 hektar. Lahan gambut terluas di Kecamatan Sungai Sembilan berkisar 126.000 hektar.
Baca: Sule Resmi Bercerai Hari Ini, Ternyata Pria Inilah yang Pertama Kali Mengetahui Istri Sule Selingkuh
Lahan gambut juga terdapat di kecamatan lainnya yakni Medang Kampai, Bukit Kapur, Dumai Timur dan Dumai Selatan.
"Maka lahan hambut ini harus dikelola, agar tidak terjadi kebakaran lahan lagi di Kota Dumai," paparnya dalam Kick Off Kegiatan Restorasi Gambut, Kamis (20/9/2018) di Kantor Camat Medang Kampai, Kota Dumai.
Menurutnya, upaya mencegah kebakaran lahan kini dilakukan bersama Badan Restorasi Gambut (BRG).
Satu program di Dumai yakni upaya pembasahan lahan gambut yang rusak dan kering. Nantinya lahan yang ada bisa berganti untuk lahan gambut produktif.
Baca: Bakal Ada Micky AFI, Event Semalam di Sulawesi Utara Oleh K3P di Pekanbaru
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau, Ervin Rizaldi mengatakan bahwa program BRG sudah berlangsung dua tahun di Riau.
Saat ini ada Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Riau. Program ini menyasar sejumlah daerah di Riau yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kampar, Mandau, Sungai Rokan Kiri dan Kota Dumai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemadaman-karhutla-dumai-tim-gabungan_20180814_131206.jpg)