Bengkalis

KPK Cekal Bupati Bengkalis ke Luar Negeri, Diduga Terkait Kasus Ini

Bupati Amril Mukminin masih sebagai saksi dalam penyidikan kasus Peningkatan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih tahun anggaran 2013-2015.

Tribun Pekanbaru/Ilham Yafiz
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Markas Komando Brimob Polda Riau, Kamis (7/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com:  M Natsir/Ilham Yafiz

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin dicegah untuk berpergian ke luar negeri oleh 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 13 September 2018 lalu. 

Menurut KPK, melalui Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pihaknya  sudah mengirimkan surat kepada Dirjen Imigrasi untuk

melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Hal ini diungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp, Jumat (21/9) sore.

Baca: VIDEO: Diperiksa KPK, Bupati Amril Mukminin Tenang dan Irit Bicara pada Awak Media

Baca: Diperiksa KPK, Ini Kata Bupati Bengkalis Amril Mukminin Soal Uang 1,9 M yang Diamankan di Rumahnya

Pencegahan keluar negeri Bupati Bengkalis berlaku sampai enam bulan ke depan.

"Pencegahan ini dilakukan untuk mendukung proses penyidikan, jika sewaktu waktu dibutuhkan keterangan saksi berada di Indonesia," terangnya.

Menurut Febri, Bupati Amril Mukminin masih sebagai saksi dalam penyidikan kasus Peningkatan jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih tahun anggaran 2013-2015.

Keterangannya sewaktu waktu akan dibutuhkan sehingga saksi perlu tetap berada di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved