Dumai

Gandeng Badan Usaha, Pembangunan Air Bersih di Dumai Tak Pakai Anggaran Pemerintah

Pembangunan infrastruktur air bersih di Dumai tidak menggunakan anggaran pemerintah.

Gandeng Badan Usaha, Pembangunan Air Bersih di Dumai Tak Pakai Anggaran Pemerintah
Internet
Air 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Pembangunan infrastruktur air bersih di Dumai tidak menggunakan anggaran pemerintah.

Ada skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Pemerintah kota tidak bisa menganggarkannya lantaran keterbatasan anggaran daerah.

"Jadi pembangunan fisik air bersih di Dumai tidak menggunakan anggaran pemerintah. Tapi memakai skema KPBU," terang Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai, Riau Satriya kepada Tribun, Senin (24/9/2018).

Baca: Hasil Liga 2 2018, PSPS Tekuk Perserang 2 - 1

Menurutnya, proyek percepatan fisik infrastruktur air bersih ditargetkan mulai bergulir awal tahun 2019 mendatang. Saat ini dalam proses pelelangan KPBU pada tahapan pra kualifikasi. Proses pemasukan dokumen pra kualifikasi ini sudah berakhir Senin siang.

Sebelumnya, Wali Kota Dumai, Zulkifli AS menyebut saat ini terpilih satu rekanan sebagai pemrakarsa yakni Adhi Karya-Adharo Tirta.

Rekanan yang menjadi pemrakarsa juga ikut dalam lelang terbuka yang berlangsung tahun ini. Proyek ini memasang target produksi air hingga 750 liter/detik.

Produksi air terus bertambah setelah tahap awal rampung pada tahun 2019 mendatang. Saat itu hanya 50 liter /detik. Jumlah ini masih kurang dari kebutuhan saat itu yakni 57 liter/detik.

Baca: Rekonstruksi Pembunuhan di Siak, Setelah Berhasil Menikam Adi, Pelaku Buang Pisau ke Laut

Seiring proses pembangunan jumlah produksi air juga meningkat.

Pembangunan sistem distribusi berlangsung bertahap.
Proses pembangunan juga melanjutkan pembangunan pipa distribusi yang ada sejak 10 tahun lalu.

Setelah beroperasi PDAM Tirta Dumai akan mengelola penyaluran air hingga ke sambungan rumah. BUMD tersebut bakal bertindak sebagai operator.

Mereka menargetkan sebagian besar masyarakat sudah terlayani saat air bersih mengalir di tahap awal. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved