Siak

Heboh Soal Lelang RS Rp 10 M di Siak, Sudah Ada Pemenang Tapi Perusahaan yang Mengerjakannya Beda

Lelang proyek pembangunan Rumah Sakit Tipe D kecamatan Tualang, heboh.

Istimewa
Plang proyek pembangunan RS tipe D Tualang, dengan kontraktor pelaksana PT Bunda. 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Lelang proyek pembangunan Rumah Sakit Tipe D kecamatan Tualang, heboh. Pemenang lelang pada proyek senilai Rp 10 miliar itu adalah PT Kholil and Brothers namun yang mengerjakan adalah PT Bunda.

Pemilik PT Bunda, Baseng dihubungi mengaku dalam keadaan sakit. Namun, yang membuat perusahaannya jadi mengerjakan proyek itu adalah panitia lelang.

"Mau ndak beritakan lantaklah situ. Itu orang panitia yang nunjuk. Hubungi saja panitianya," kata Baseng saat dihubungi Tribunsiak.com, Senin (23/9/2018).

Baca: Dikenal Brutal & Tercatat Sejarah, Inilah 5 Kelompok Suporter Sepak Bola Paling Berbahaya di Inggris

Baseng tidak ambil peduli dengan beragam protes masyarakat. Sebab, ia hanya melaksanakan pekerjaan sebagaimana yang diberikan panitia lelang. Meskipun perusahaannya berada dalam cadangan pada proses lelang tersebut.

Pada website lpsesiak.co.id, ditampilkan sebagai pemenang PT Kholil and Brothers, dengan nilai penawaran Rp 8,8 miliar. Nilai kontrak tertera sebesar Rp 9.531.315.000 dimulai 4 Juli 2018 dengan waktu pelaksanaan 175 hari kalender. Kontraktor pelaksana PT Bunda dan konsultan pengawas CV Interior Consultant.

Di bawah plang proyek juga ada kalimat, kegiatan ini didampingi oleh tim TP4D Kejaksaan Negeri Siak.

Baca: 2000 Lebih PA 212 Sumbar Akan Hadiri Deklrasi Relawan Prabowo-Sandi di Padang

Kepala ULP Siak, Tekad Perbatas Setia Dewa tidak mau memberikan konfirmasi. Beberapa kali dihubungi, baik melalui sambungan seluler maupun pesan singkat tidak direspon.

Ketua TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Agung Setiadi juga mengaku telah mendengar persoalan itu. Meskipun dalam pengawasan TP4D, pihaknya tetap bakal memanggil Dinas Kesehatan Siak, PT Kholil and Brothers serta PT Bunda.

"Kami sudah mendengarkan keterangan pihak ULP. Tinggal giliran PT Kholil and Brother dan PT Bunda. Mudah-mudahan bisa minggu ini," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Siak R Tonny Chandra juga enggan menjelaskan alasan kenapa tiba-tiba pemenang dialihkan. Padahal selama masa sanggah, tidak ada satu peserta lelang pun melakukan hak sanggah.

Baca: Terkait Posisi Wabup, Bupati Rohul Masih Menunggu Nama-Nama dari Partai Pengusung

Tonny, panggilan kepala Diskes Siak itu, hanya menyebut ada dokumen yang kurang pada PT pemenang. Sehingga PT Bunda sebagai cadangan mendapat hak untuk mengerjakan proyek pembangunan RS tipe D di Perawang itu.

"Prosesnya sudah di bawah pengawasan TP4D. Tanya saja sama mereka," kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved