Padang

Jadi Penadah Android Curian, Pria di Padang Ini Terancam 4 Tahun Penjara

Aparat kepolisian Polresta Padang berhasil meringkus spesialis pencurian handphone android yang sudah beraksi di sejumlah lokasi di Padang

Jadi Penadah Android Curian, Pria di Padang Ini Terancam 4 Tahun Penjara
Istimewa
Pencuri dan penadah Android diringkus Polresta Padang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Aparat kepolisian Polresta Padang berhasil meringkus spesialis pencurian handphone android yang sudah beraksi di sejumlah lokasi di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Selain meringkus pelaku bernama Dodi Fredika (30), polisi juga mengamankan barang bukti curian berupa satu unit Iphone 6+ yang dirampas pelaku dari tangan korbannya di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan mengatakan, selain menangkap pelaku pencurian handphone, petugas juga meringkus Indra Lesmana (30) yang diduga terlibat sebagai penadah handphone hasil curian tersebut.

“Saat ini, keduanya sudah ditahan di Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Yulmar didampingi Kasat Reskrim Polresta padang AKP Edriyan Wiguna kepada tribunpadang.com, Selasa sore.

Baca: PSSI Putuskan Menghentikan Liga 1 Senior Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Dijelaskannya, kedua pelaku di tangkap di lokasi berbeda. Pelaku Dodi yang tinggal di Perumahan Fadila Mandiri, Banuaran, Kecamatan Lubeg, ditangkap Senin (24/9/2018) sore sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Pampangan, Lubeg.

Dia ditangkap petugas setelah berhasil melarikan diri dari kejaran massa usai beraksi di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat. Setelah itu, pelaku kemudian digiring petugas ke Mapolresta Padang.

Saat diintogasi petugas, pelaku mengakui bahwa dirinya sudah sering merampas handpohone android. Bahkan, hasil rampasannya dijual ke seorang penadah bernama Indra Lesmana. Kemudian, petugas langsung menangkap Indra di rumahnya.

“Indra Lesmana ditangkap Selasa dinihari tadi sekitar pukul 02.00 WIB, di rumahnya yang berada di belakang TVRI Sumbar, tepatnya di Jalan Jeddah, Gang Mekkah, Kecamatan Koto Tangah,” ujarnya.

Baca: Pondok Belantara dan Greenpeace Kampanyekan Cendrawasih di CFD

Saat ini, kasusnya masih dikembangkan. Pelaku Dodi kini masih terus diigintrogasi penyidik guna mengungkap di lokasi mana saja dia beraksi, dan sudah berapa unit handphone yang telah dirampas ataupun dicurinya.

“Kini, penyidik telah menjerat pelaku Dodi dengan pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. Sedangkan Indra, diancam Pasal 480 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama 4 tahun,” pungkasnya.(*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved