Ustadz Abdul Somad

UPDATE Kasus Penghinaan terhadap Ustaz Abdul Somad, Penyelidik Masih Kirim Surat ke Saksi Ahli

UPDATE Kasus Penghinaan terhadap Ustaz Abdul Somad, Penyelidik Masih Kirim Surat ke Saksi Ahli

UPDATE Kasus Penghinaan terhadap Ustaz Abdul Somad, Penyelidik Masih Kirim Surat ke Saksi Ahli
tribun pekanbaru/ilham yafiz
Kuasa hukum Ustad Abdul Somad, Aziun (berdiri baju putih) melaporkan JB ke Mapolda Riau atas dugaan pelanggaran UU ITE terhadap Ustad Abdul Somad, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Penyelidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau masih berkutat pada permintaan keterangan pada saksi ahli dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS).

Ustaz Abdul Somad diduga dilecehkan seorang warga Kecamatan Bukitraya, Jony Boyok belum lama ini di akun media sosial Facebook miliknya.

Jony Boyok pun diamankan warga bersama Front Pembela Islam (FPI) Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Sunarto menerangkan kepada Tribunpekanbaru.com, jika penyelidik masih menunggu balasan dari saksi ahli.

Baca: Ustaz Abdul Somad Tausiah Singkat dari Top View of Piaynemo Raja Ampat, Ini Videonya

Baca: Tasyiah Ustaz Abdul Somad di Kayubura Parigi Sulawesi Tengah Dihadiri Ribuan Orang. Ini Videonya

Baca: Safari Dakwah Ustaz Abdul Somad di Kota Palu, Ini Dia Agendanya Selama Di Sana

"Penyelidik masih bersurat kepada saksi ahli," sebutnya.

Sunarto memaparkan jika perkara ini belum dilakukan gelar untuk menentukan status penyelidikan naik ke penyidikan dan penetapan tersangka.

"Kalau sudah ada keterangan para saksi ahli, lanjut gelar," tegasnya.

Sebelumnya, terlapor, Jony Boyok memposting kalimat dugaan penghinaan kepada Ustaz Abdul Somad di akun Facebook miliknya.

Dalam postingan itu Jony Boyok menyebut kalimat yang tidak sepantasnya diucapkan kepada orang lain, terlebih kepada ulama.

Akibatnya akun Jony Boyok banjir komentar netizen yang memrotesnya dan mengecamnya.

Hari Kamis (6/9/2018) ia lantas dijemput oleh Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru bersama sejumlah masyarakat untuk kemudian diantarkan ke Mapolda Riau.

Dalam pengakuannya kepada polisi dan FPI serta perwakilan masyarakat, Jony Boyok menyatakan penyesalannya dan khilaf karena sedang kalut dengan permasalahan keluarga.

Dalam proses penyelidikannya, Polda sebelumnya melakukan proses cepat memeriksa UAS dan Jony Boyok langsung di kediaman mereka masing-masing. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved