Breaking News:

Pekanbaru

Suami KDRT dan Tak Setia, Istri Bersama Saksi Beberkan Sejumlah Hal Pada Hakim dalam Sidang Lanjutan

Pengadilan Negeri Pekanbaru kembali menggelar sidang lanjutan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Pengadilan Negeri Pekanbaru kembali menggelar sidang lanjutan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengadilan Negeri Pekanbaru kembali menggelar sidang lanjutan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam perkara itu, terdakwanya adalah Sahala Sitompul, karyawan salah satu perusahaan minyak asing yang bekerja di bagian produksi.

Sementara itu, pelapornya adalah wanita berinisial J. Dalam sidang lanjutan ini, pihak J menghadirkan dua orang saksi, masing-masing Rosita dan Nelly.

Sidang ini dipimpin oleh Martin Ginting SH MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Novri SH.

Baca: Bosan Setelah Lewati 7 - 8 Tahun Pernikahan, Ini Usia Rawan Selingkuh Bagi wanita

Dalam kesaksian Rosita, pernikahan terdakwa dengan pelapor menurutnya tidak pernah direstui oleh keluarga besarnya.

Tidak hanya itu, Sejak awal pernikahannya, akhir tahun 2014, terdakwa dengan korban sudah sering bertengkar.

"Mereka berpisah tahun 2016," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pertengkaran terdakwa dengan pelapor, salah satunya dikarenakan surat-surat tanah milik pelapor, yang dikuasai oleh terdakwa.

Kata dia lagi, terdakwa melakukan tindak KDRT terhadap pelapor, dan selalu mengancam secara psikologi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved