Pelalawan

4 Hari Karhutla di Pangkalan Kerinci Api Lalap 20 Ha Lahan Kosong dan Semak Belukar

4 Hari Karhutla di Pangkalan Kerinci Api Lalap 20 Ha Lahan Kosong dan Semak Belukar

4 Hari Karhutla di Pangkalan Kerinci Api Lalap 20 Ha Lahan Kosong dan Semak Belukar
Tribunpekanbaru/johanes
Personil dari tim gabungan berupaya memadamkan api di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Desa Kuala Terusan, Rabu (26/9/2018) lalu. Lokasi Karhutla sangat dekat dengan areal HGU PT LIH. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johanes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCi- Sudah empat hari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berlangsung di Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Lokasi Karhutla berbatasan dengan Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kebakaran melalap lahan kosong dan semak belukar yang tumbuh di tanah gambut.

Api terdeteksi sejak Senin (24/9/2018) lalu dan masih berlangsung hingga Kamis (27/9/2018).

Baca: Kabut Asap Mulai Selimuti Pangkalan Kerinci, BPBD : Asap dari Karhutla di Pelalawan

Baca: VIDEO: Plt Gubri Meradang dalam Rapat Pembahasan Tol Pekanbaru-Dumai

"Sekarang sudah tahap pendinginan. Luas lahan yang terbakar lebih kurang 20 hektar," ungkap Hadi Penandio kepada tribunpelalawan.com, Kamis (27/9/2018).

Hadi Penandio menerangkan, titik api di Kuala Terusan awalnya sangat dekat dengan areal Hak Guna Usaha (HGU) PT Langgam Inti Hibrindo (LIH).

Selama tiga hari upaya pemadaman, api mulai merembet ke areal lain.

Bahkan karhutla sudah meluas hingga masuk ke areal PT LIH dan melalap kebun kelapa sawit milik perusahaan tersebut.

Tim gabungan dari BPBD, Satpol PP dan Damkar, Polres Pelalawan, TNI, Manggala Agni, Regdam PT LIH.

Tim juga meminta bantuan Satgas pemadaman udara menggunakan helikopter Water bombing.

"Kalau kondisi di lapangan, api sudah masuk ke PT LIH. Untuk penyelidikannya itu kewenangan Polres Pelalawan," tambah Hadi Penandio.

Lahan PT LIH pernah terbakar beberapa tahun lalu seluas 500 hektar lebih.

Baca: Pelamar CPNS 2018 untuk 210 Formasi di Kampar Sepi Peminat hingga Hari Kedua

Perusahaan perkebunan kelapa sawit ini sampai diseret ke pengadilan oleh penegak hukum dan direkturnya menjadi tersangka hingga kasusnya berkekuatan hukum tetap.

Jika benar lahan perusahaan tersebut kembali terbakar, sanksi hukum menanti PT LIH.(*)

Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved