Padang

Ini Kata Kubu Prabowo-Sandi Soal Viralnya Video Bupati Pessel Bagikan Bantuan dari Jokowi

Ini Kata Kubu Prabowo-Sandi Soal Viralnya Video Bupati Pessel Bagikan Bantuan dari Jokowi

Ini Kata Kubu Prabowo-Sandi Soal Viralnya Video Bupati Pessel Bagikan Bantuan dari Jokowi
Tribun Pekanbaru
Sebuah video Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni membagikan bantuan kepada penerima yang mengenakan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN), beredar viral di media sosial Facebook. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG, – Ini Kata Kubu Prabowo-Sandi Soal Viralnya Video Bupati Pessel Bagikan Bantuan dari Jokowi

Video Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni yang menyerahkan bantuan anggaran kepada sejumlah pejabat dinas Pemerintah Kabupaten Pessel memicu polemik baru.

Dalam video berdurasi 40 detik yang viral di media sosial facebook itu, Bupati Hendrajoni beberapa kali menyebut bahwa bantuan anggaran yang diberikan kepada beberapa pejabat itu berasal dari Presiden Jokowi.

Terkait hal tersebut, Kubu Prabowo-Sandi pun langsung bereaksi keras terhadap ulah sang bupati, dan menganggap video tersebut bisa memancing kekisruhan dan merusak suasana pemilu damai yang sudah dideklarasikan oleh KPU.

“Jangan memancing kekisruhan. Kita sudah sama-sama deklarasi pemilu damai. Bertindaklah dengan pola dan tingkah yang damai. Jangan keluar jalur,” kata Sekretaris Dewan Penasehat Badan Pemenangan Prabowo–Sandiaga Sumbar, Desrio Putra kepada tribunpadang.com, Kamis (27/9/2018).

Baca: Mobil Dikubur Gara-gara Tak Sanggup Bayar Cicilan, Setahun Berlalu Pelaku Kena Imbasnya

Baca: Kawasan Pantai Air Manis dan Jondul Rawang Padang Direndam Banjir, Belasan KK Dievakuasi

Menurutnya, apa yang dilakukan bupati Pessel itu sebagai pelanggaran Pemilu yang mesti harus diproses, karena bahasanya saat menyerahkan bantuan anggaran secara nyata memperlihatkan dukungannya terhadap Jokowi sebagai Capres.

"Ini tak bisa dibiarkan. Kami berharap agar Bawaslu segera bertindak, apalagi penyebutan bantuan yang diberikan berasal dari Jokowi. Itu tidak relevan. Kalau pun ada bantuan dari pemerintah pusat, itu kan bantuan Presiden sebagai kepala pemerintahan, bukan bantuan Jokowi secara pribadi,” ujarnya.

Dalam pandangan Desrio, Hendrajoni sebagai bupati seolah sedang menunjukkan bahwa dirinya memiliki kekuasaan.

“Sikap arogansi seperti itu akan memancing tindakan-tindakan pelanggaran yang berpotensi dilakukan oleh kepala daerah lainnya, yang sudah mendeklarasikan dukungan pada Jokowi," katanya.

"Bawaslu Sumbar harus menindak tegas dan melakukan proses, termasuk oleh kejaksaan dan kepolisian. Jika ini didiamkan, bisa akan berefek domino, dan akan menjadi yurisprudensi oleh pihak tertentu untuk melakukan hal yang sama,” imbuh Desrio.(*)

Baca: Hape RAM 4 GB dan Memori 64 GB Murah Ini Dibanderol Di Bawah 2 Juta Saja

Baca: Video Live Streaming Ustaz Abdul Somad Tak Lancar, Mungkin Ini Penyebabnya

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved