8 Fakta Kasus 56 Siswa SMP Sayat Tangan Setelah Minum Minuman Berenergi. Tes Urine Positif Zat Benzo

8 Fakta Kasus 56 Siswa SMP Sayat Tangan Setelah Konsumsi Minuman Berenergi. Hasil Tes Urine Positif Zat Benzo

8 Fakta Kasus 56 Siswa SMP Sayat Tangan Setelah Minum Minuman Berenergi. Tes Urine Positif Zat Benzo
Youtube
Ilustrasi siswa SMP sayat tangan usai konsumsi minuman berenergi 

8. Razia rutin

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengaku sudah mengetahui soal temuan itu.

"Ini didapati saat kita gelar razia rutin, dilihat ada anak prilaku anak yang aneh-aneh. Ada yang gores-gores tangan. Kita minta BNN datang. Bukan dia sakau, atau apa namanya itu di sekolah, bukan," tegas Abdul Jamal.

Dia menerangkan, memang sempat ada kecurigaan, prilaku anak itu dipicu setelah mengonsumsi minuman tertentu.

"Tidak pun di sekolah, dijual di luar ada," sebutnya.

Untuk itu Abdul Jamal mengimbau, selain sekolah, orangtua dan orang di lingkungan sekitar dapat lebih berperan aktif untuk mengawasi anaknya.

"Sampai sekarang kita belum dapat laporan resmi (terkait hasil tindak lanjut terhadap minuman itu). Dari saya mungkin itu saja ya," tandasnya.

Terkait hal ini, Tribunpekanbaru.com mencoba mengonfirmasi ke pihak sekolah terkait.

Saat disambangi, Sabtu (29/9/2018) siang, tampak beberapa anak murid keluar dari pekarangan sekolah.

Saat ditanyai soal adanya temuan murid yang menyayat tangan tersebut, beberapa diantara mereka mengaku tak tahu.

"Tidak tahu bang," katanya sambil berlalu.

Tribunpekanbaru.com lalu mencoba untuk menemui guru di SMP itu.

Seorang guru yang berhasil Tribun temui, tak menampik jika memang ada temuan tersebut.

"Udah lama itu pak," ujar dia.

Baca: Jadwal & Klasemen MotoGP Thailand 2018 Live Trans 7, Thailand Jadi Tuan Rumah Perdana

Baca: HASIL Final Korea Open 2018: Tommy Sugiarto Harus Puas Jadi Runner-up

Baca: Penjual Roti Keliling Cabuli 6 Murid SD di Padang, Begini Modus Pelaku hingga Diketahui Murid Lain

Saat Tribunpekanbaru.com menyampaikan hendak menemui Kepala Sekolah guna mengonfirmasi hal ini, guru tersebut menyatakan jika Kepala Sekolah sedang tidak di tempat.

"Kepala Sekolah lagi tidak di tempat pak. Nomor (HP)nya lupa saya, ada di WA. Cuman HP saya mati," akunya.

Sebelumnya, sebuah informasi beredar tentang 56 orang siswa di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru yang menyayat tangannya.

Ternyata usut punya usut, sebelum melakukan aksi nekat itu, mereka diduga habis mengonsumsi minuman energi. (*)

Penulis: harismanto
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved