Pekanbaru

Hijrah Bikers Community Galang Dana untuk Korban Gempa di Sulteng

Klub motor Hijrah Bikers Community galang dana untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng)

Hijrah Bikers Community Galang Dana untuk Korban Gempa di Sulteng
ant via kompas.com
Suasana pemukiman yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Klub motor Hijrah Bikers Community galang dana untuk membantu korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tidak seperti biasanya klub motor yang identik dengan kegiatan touring, kopdar dan kesenangan lainnya, Hijrah Bikers Community gemar mengadakan kegiatan sosial.

Terjadinya gempa di Sulteng menyulut rasa di hati mereka untuk melakukan kegiatan amal dan dakwah pada Minggu (30/9/2018) berupa penggalangan dana.

Baca: Gelar Wisuda 86 Lulusan, Alumni D2 dari PSLD Siak Sampai Tahun 2018 Berjumlah 295 Orang

Baca: Tujuh Fraksi DPRD Inhu Tolak Sahkan APBD Perubahan Inhu Tahun 2018

Para bikers binaan Ustadz Doni Putra MHum tersebut melakukan penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng.

"Kegiatan kami dimulai dengan stay di depan RTH Kaca Mayang, selama kurang lebih dua jam, selanjutnya berkeliling untuk mendapatkan lebih banyak sumbangan dari masyarakat. Alhamdulillah, cukup banyak terkumpul dananya. Sekalian kita memungut sampah yang berserakan, agar terbantu petugas kebersihan,"ujar Koordinator Lapangan, Khalika Jaspi.

Ia menambahkan, empat kali sebelumnya mereka juga sudah menggalang dana untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca: Pemkab Kepulauan Meranti Upayakan 146 Guru K-2 Masuk P3K

Baca: Puskesmas Sungai Apit Masuk Tiga Besar Terbaik Nasional Kategori Daerah Terpencil

Berbeda dengan lembaga lainnya, kegiatan tersebut mereka lakukan secara kontinyu, tujuannya dalam pembangunan kembali rumah dan masjid warga di sana.

"Sumbangan dan bantuan ke Lombok itu bertubi-tubi datang di hari-hari pertama pasca gempa. Namun semakin ke sini, jumlah bantuan yang datang ke sana semakin sedikit, padahal masyarakatnya masih banyak butuh uluran tangan. Makanya, kita menyalurkan bantuan ke sana selama empat kali berturut-turut,"pungkasnya. (*)

Penulis:
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved