Padang

Kronologi Tewasnya Mahasiswa Inhu yang Terpeleset di Tebing Pulau Penyu Kota Padang

Beginilah kronologi tewasnya seorang mahasiswa asal Inhu yang terjatug dari Tebing Pulau Penyu Kota Padang

Kronologi Tewasnya Mahasiswa Inhu yang Terpeleset di Tebing Pulau Penyu Kota Padang
Ist
Mahasiswa asal Inhu yang tewas setelah terjatuh dari tebing di Pulau Penyu Kota Padang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang mahasiswa asal Inhu Riau ditemukan tewas setelah terjatuh dari tebing Pulau Penyu KJota Padang, Sumatera Barat, Minggu (30/9/2018).

Jasad korban yang bernama Ryan Isman (23) ditemukan ditemukan petugas di antara bebatuan-bebatuan

Kemudian, petugas langsung mengevakuasi korban.

Kini jasad mahasiswa berusia 23 tahun itu sudah dievakuasi oleh petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Barat (Sumbar) untuk dilakukan divisum.

Danru Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Riko Likardo menyebut bahwa kejadian berawal saat korban bersama lima orang temannya yang juga berasal dari Riau, pergi berlibur ke Pulau Penyu.

Mahasiswa asal Inhu yang tewas setelah terjatuh dari tebing di Pulau Penyu Kota Padang
Mahasiswa asal Inhu yang tewas setelah terjatuh dari tebing di Pulau Penyu Kota Padang (Ist)

Kelima tempan korban tersebut, kata Riko, diketahui bernama Rida, Nia, Siti Nurhidayah, Bambang Gunawan, Dayat dan Nipi. Kelimanya merupakan mahasiswa. Namun di perguruan tinggi mana, Riko mengaku tidak tahu.

Menurut informasi dari rekan-rekan korban, sebut Riko, mereka berangkat dari Muaro Padang sekitar pukul 07.00 WIB. Sesampai di Pulau Penyu, mereka kemudian naik ke puncak pulau untuk melihat keindahan pemandangan laut.

Sekitar 30 menit di atas puncak pulau, korban kemudian kebelet buang air kecil, sehingga korban pergi mencari tempat buang air kecil sendirian.

Sementara teman-teman korban, menunggu di puncak pulau.

Sekitar satu jam menunggu, ternyata korban tak juga kembali ke puncak pulau, sehingga teman-teman korban pergi mencari korban. Saat proses pencarian, tiba-tiba ada pengunjung lainnya yang melaporkan ada orang jatuh di tebing pulau.

"Kemudian kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian. Dan pihak kepolisian kemudian memberitahu kami, sehingga beberapa petugas langsung mendatangi lokasi tempat korban jatuh," kata Riko kepada tribunpadang.com via handphone, Minggu malam.

"Diduga, luka yang dialami korban bisa jadi karena terbentur batu saat terjatuh, ataupun kena hempasan ombak ke bayu jarang yang ada di bawah tebing tempat korban terjatuh," ujarnya.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved