Kepulauan Meranti

Pemkab Kepulauan Meranti Upayakan 146 Guru K-2 Masuk P3K

Pemkab Kepulauan Meranti mengupayakan guru honor K-2 yang tidak memenuhi syarat pendaftaran CPNS 2018 masuk dalam program P3K

Pemkab Kepulauan Meranti Upayakan 146 Guru K-2 Masuk P3K
Tribunpekanbaru
ilustrasi honorer 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNMERANTI.COM, SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengupayakan guru honor kategori 2 (K-2) yang tidak memenuhi syarat pendaftaran CPNS 2018 masuk dalam program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Kendati tak mendapat pensiunan seperti PNS, namun gaji P3K lumayan untuk menghidupi keluarga.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Bakharuddin kepada Tribunpekanbaru.com mengatakan, tenaga P3K akan mendapatkan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMR).

Baca: Puskesmas Sungai Apit Masuk Tiga Besar Terbaik Nasional Kategori Daerah Terpencil

Baca: Tim BBKSDA Riau Pasang Kamera Dekat Jejak Harimau Sumatera di Desa Teluk Nibung Inhil

Untuk masuk dalam P3K, guru honor K-2 juga harus melalaui tahapan seleksi yang ketat.

"Saya belum mendapatkan informasi dari Kemenpan RB seperti apa pola seleksinya. Wacana perekrutan P3K juga masih dalam pembahasan pemerintah pusat, mungkin seusai perekrutan CPNS ini," ujar Bakharuddin, Minggu (30/9/2018).

Bakharuddin menjelaskan, jumlah guru honor K-2 di Meranti saat ini sebanyak 146 orang.

Baca: Terkendala RTRW Pembangunan Kawasan Industri Kampar Ditunda

Baca: Plt Gubri Ingatkan Sekdaprov dalam Menyusun APBD Perubahan 2018 dan APBD Riau 2019

Mereka merupakan guru honor K-2 formasi tahun 2013-2014 yang tidak lulus verifikasi berkas dalam pengangkatan CPNS pada 2015 lalu.

"Semoga wacana ini menjadi penyejuk bagi guru honor K-2 yang tidak memenuhi syarat mendaftar CPNS tahun ini," ujar Bakharuddin. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved