Pelalawan

Selama Tiga Hari, 21 Hektar Lahan di Teluk Meranti Hangus Terbakar

Karhutla di Pelalawan masih berlangsung dan terdeteksi di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti tiga hari terakhir.

Istimewa
Proses pemadaman Karhutla oleh tim gabungan di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (29/9/2018). 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran Hutan dan Laham (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan masih berlangsung. Karhutla terdeteksi di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti tiga hari terakhir.

Api melalap lahan masyarakat yang berada di kanal Koperasi Tandan Harapan Kelurahan Teluk Meranti.

Seluas 21 hektar lahan hangus terbakar selama tiga hari sejak api terdeteksi pada Jumat (28/9/2018) lalu.

Baca: Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi, Fadlizon: Target Suara 80 Persen di Sumbar

Upaya pemadaman dan pensinginan masih berlangsung hingga Minggu (30/9/2018).

"Kalau titik api baru tak ada lagi. Sekarang kita melakukan pendinginan di lokasi bekas terbakar. Karena masih mengeluarkan asap," ungkap Kapolsek Teluk Meranti, Iptu Edy Harianto kepada tribunpelalawan.com, Minggu (30/9/2018).

Proses pemadaman Karhutla oleh tim gabungan di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (29/9/2018).
Proses pemadaman Karhutla oleh tim gabungan di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (29/9/2018). (BPBD Pelalawan)

Kapolsek Edy menuturkan lahan yang gosong dilalap api merupakan semak belukar dan kebun kelapa sawit milik masyarakat.

Api cukup sulit dipadamkan lantaran lahan gambut yang cukup dalam. Alhasil api hilang timbul lantaran tidak padam hingga di akar yang ada di dalam tanah.

Baca: Pemutaran Film G30S PKI Malam Ini di TV One, Karni Ilyas Ungkap Hal Ini

Personil tim gabungan terpaksa merendam seluruh areal terbakar yang terjangkau untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang masih hidup. Karena bara api yang ditinggalkan sebelumnya kembali terbakar dan terpaksa dipadamkan lagi.

"Memang disini gambutnya masih dalam. Tingkat kesulitannya lebih tinggi lagi," tandasnya.

Hingga saat ini personil dari tim gabungan masih berupaya melakukan pendinginan.

Diantaranya BPBD Satpol PP dan Damkar, Polres Pelalawan, Polsek Teluk Meranti, TNI, Regdam Disbun, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta regdam dari perusahaan. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved