Padang

Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah Donobatkan Jadi Raja Pagaruyuang

Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah, dinobatkan sebagai Daulat Yang Dipertuan (DYD) Rajo Alam Minangkabau Pagaruyuang

Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah Donobatkan Jadi Raja Pagaruyuang
Ist
Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah Donobatkan Jadi Raja Pagaruyuang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah, dinobatkan sebagai Daulat Yang Dipertuan (DYD) Rajo Alam Minangkabau Pagaruyuang.

Penobatan yang digelar di Istano Silindung Bulan pada Sabtu (29/9/2018) itu, sebelumnya diwarnai pro dan kontra.

Baca: Kronologi Tewasnya Mahasiswa Inhu yang Terpeleset di Tebing Pulau Penyu Kota Padang

Bahkan puluhan ninik mamak yang mengatas namakan Limbago Sakato Alam, sempat menyampaikan penolakkan dengan mendatangi Kantor Bupati Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Rabu (26/9/2018) kemarin.

Kendati begitu, Ketua Pelaksana penobatan, Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV Talu menyebutkan, penobatan Sutan Muhamad Farid Thaib Tuanku Abdul Fattah telah dilakukan berdasarkan sepakat alam atau sudah disepakati oleh alam Minangkabau.

“Kesepakatan ini tidak hanya oleh pihak-pihak yang ada di Sumbar, namun juga kerabat kerajaan Minangkabau, seperti Bengkulu, Jambi, Riau, Tapanuli Selatan," kata Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV Talu kepada wartawan, Sabtu (29/9/2018).

Baca: Mahasiwa Asal Inhu Tewas Terjatuh dari Tebing di Pulau Penyu Padang, Terdapat Luka di Kepala

Ketua Lembaga Tinggi Pucuak Adaik Alam Minangkabau itu juga menyebut Pasca-mangkatnya Sutan Muhammad Taufiq Thaib Darul Qororr, pihak kerajaan sempat melakukan musyawarah untuk mencari raja baru.

Dari musyawarah tersebut, Yang Dipertuan Gadih Pagaruyuang selaku Mandeh Soko pemegang simbol kekuasaan kerajaan, beserta kerabat Istana Silinduang Bulan, menyepakati Farid Thaib sebagai Raja Alam Minangkabau.

Bahkan kesepakatan tersebut, dikukuhkan dengan fatwa sakato alam oleh seluruh raja dan sultan dari Kapak Radai Sapiah Balahan, Kuduang Karatan, Timbang Pacahan yang merupakan kerabat dari Kerajaan Pagaruyuang.

"Prosesi pemberian gelar Raja dilakukan di hadapan masyarakat. Selain menyematkan tanda kebesaran kerajaan oleh Yang Dipertuan Gadih Pagaruyuang, juga dikukuhkan tujuh orang datuak yang ada di lingkungan istana," ujarnya.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved